kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Kuantitas produksi sayur dan buah lokal tak cukup untuk ekspor


Rabu, 02 November 2011 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Ada banyak komplikasi hipertensi yang bisa dialami seseorang.


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Sejauh ini potensi Indonesia untuk menampung hijrahnya industri dari Thailand adalah produk otomotif, komponen otomotif, elektronik, dan komponen elektronik. Meski infrastruktur dalam negeri masih banyak butuh pembenahan.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Deddy Saleh, mengutarakan, namun untuk potensi lainnya seperti ekspor sayuran dan buah-buahan menggantikan Thailand rasanya cukup sulit. "Sebab, produksi sayur dan buah dari Indonesia belum mencukupi untuk ekspor.

"Jumlahnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Bahkan, Indonesia tidak lagi bisa ekspor kentang dan kol ke Malaysia. Karena kapasitas produksi kita tidak maksimal," ujarnya.

Namun, potensi relokasi beberapa industri seperti otomotif dan elektronik ke Indonesia dapat dijadikan peluang untuk menjadi negara pengekspor ke Thailand. "Kalau rencana relokasi itu terlaksana, kita bisa berbalik melakukan ekspor ke sana," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×