kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.694   108,00   0,61%
  • IDX 6.426   -296,97   -4,42%
  • KOMPAS100 854   -39,48   -4,42%
  • LQ45 635   -22,48   -3,42%
  • ISSI 232   -11,33   -4,66%
  • IDX30 361   -10,28   -2,77%
  • IDXHIDIV20 446   -9,11   -2,00%
  • IDX80 98   -4,03   -3,96%
  • IDXV30 126   -3,33   -2,57%
  • IDXQ30 116   -2,63   -2,21%

Laba SSIA terdongkrak penjualan Cikopo-Palimanan


Senin, 31 Juli 2017 / 18:18 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Pendapatan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sampai semester satu 2017 melorot 25,4%, menjadi Rp 1,5 triliun dari Rp 2,08 triliun di semester pertama tahun lalu. Erlin Budiman, Head of Relations SSIA mengakui bahwa awal tahun ini perkembangan pasar properti tidak berjalan baik.

Namun, laba SSIA terkerek 12 kali lipat menjadi Rp 1,2 triliun pada periode yang sama. "Itu disebabkan oleh kontribusi investasi lama, Tol Cikopo Palimanan," ungkap Erlin kepada KONTAN (31/7).

Nilai penjualan Cikopo Palimanan tersebut mencapai Rp 1,6 triliun. Penjualan ini dicatatkan sebagai keuntungan penjualan investasi dan pengalihan hak atas aset dengan nilai Rp 1,73 triliun. Perjanjian jual beli bersyarat antara SSIA lewat anak usahanya PT Karsa Sedaya Sejahtera (KSS) dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRC) dengan PT Astratel Nusantara direalisasikan pada 8 Mei 2017.

Sepanjang kuartal kedua kemarin, Erlin mengatakan industri properti masih tertekan. Apalagi, waktu yang pendek dipangkas oleh liburan panjang.

SSIA masih berharap sektor properti dan pembelian lahan industri tumbuh. SSIA menargetkan pendapatan kurang lebih Rp 4 triliun tahun ini. Sebagian besar masih disokong oleh lahan industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×