kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Lahan Tol Cinere seksi II jadi tempat sampah


Kamis, 11 September 2014 / 21:21 WIB
Lahan Tol Cinere seksi II jadi tempat sampah
ILUSTRASI. Menn Teknologi Indonesia (MENN) akan segera IPO


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

DEPOK. Gang yang terletak di ujung pertigaan Jalan Raya Margonda yang mengarah ke Juanda terlihat sepi dari hiruk pikuk penduduk. Sebuah warung dan beberapa tukang ojek yang mangkal di ujung depan gang jadi satu-satunya kehidupan yang tampak di kawasan RT 2 RW 2 Desa Kemirimuka, Beji, Depok, Kamis (11/9).

Di samping kanan dan kiri gang tersebut, lahan rata yang tertutup seng terhampar. Sisa-sisa pengerjaan proyek jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) II yang terhenti di tengah jalan pun terlihat, seperti pengecoran yang baru setengah jalan.

Beberapa rumah yang masih berdiri dapat ditemui setelah masuk agak ke dalam dari ujung depan gang. Setelah melewati beberapa rumah tersebut, mulailah tercium bau menyengat.

Kanan-kiri jalan bukan lagi rumah warga, melainkan lahan rata yang berpagar seng. Di sepanjang jalan yang menyusuri pagar seng tersebut, sampah berserakan. Mulai dari sampah plastik hingga bekas makanan ada.

Tak cukup membuang sampah di tanah di sepanjang jalanan, warga juga menggantung tas plastik berisi sampah di pagar-pagar seng tersebut. Tak heran, sepanjang menyusuri lahan mangkrak tersebut, lalat-lalat berseliweran.

"Orang-orang mah maunya yang praktis kali ya. Sambil lewat naik motor, buang sampah di situ. Situ kan sekarang daerah sepi," kata Tardi, warga RT 3 RW 2.

Jalanan di antara lahan tersebut juga jarang dilewati orang. "Apalagi kalo malam, makin sepi. Abis enggak ada lampu. Seram juga lewat situ kan," kata Ana, warga RT 2 RW 2.

Untuk diketahui, pembangunan Jalan Tol Cijago dilakukan secara bertahap dalam tiga seksi. Seksi I sepanjang 3,70 kilometer sudah dioperasikan sejak Januari 2012. Sedangkan Seksi II menghubungkan Jalan Raya Bogor-Kukusan sepanjang 5,50 kilometer.

Sedangkan untuk Seksi III membentang dari Kukusan sampai Cinere hingga 5,44 kilometer.  

Jika pembangunan seluruh ruas Tol Cijago tuntas, maka ujung pintu tol Cinere akan menjadi titik untuk integrasi dengan Jalan Tol Cinere-Serpong. (Laila Rahmawati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×