kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.625   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.674   54,62   0,83%
  • KOMPAS100 874   8,55   0,99%
  • LQ45 663   6,79   1,03%
  • ISSI 233   1,65   0,71%
  • IDX30 370   2,90   0,79%
  • IDXHIDIV20 457   2,48   0,54%
  • IDX80 100   0,98   0,99%
  • IDXV30 127   0,82   0,65%
  • IDXQ30 118   0,66   0,56%

Lima Bandara Dibuka Kembali, Operasional Penerbangan Pulih dari Dampak Anak Krakatau


Selasa, 08 September 2026 / 09:59 WIB
Lima Bandara Dibuka Kembali, Operasional Penerbangan Pulih dari Dampak Anak Krakatau
ILUSTRASI. Pembersihan pesawat dan sisi udara dari abu vulkanik (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah. Sebanyak delapan bandara ditutup sementara sejak Sabtu (5/9) akibat terdampak sebaran abu vulkanik.

Kini, kondisi tersebut mulai berangsur pulih. Lima bandara kembali melayani penerbangan pada Selasa (8/9), termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain Soekarno-Hatta, bandara yang kembali beroperasi yakni Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, dan Pondok Cabe.

Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 250 Pesawat Batal

Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara kembali aktif mulai pukul 00.01 WIB. Sementara Budiarto Curug dan Pondok Cabe menyusul pada pukul 02.25 WIB.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pembukaan kembali operasional tersebut dari Terminal 1 Soekarno-Hatta, Selasa dini hari.

“Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali,” kata Dudy dalam keterangan resmi, Selasa (8/9).

Meski operasional kembali berjalan, pemerintah tetap menerapkan sejumlah ketentuan keselamatan penerbangan. Otoritas bandara bersama maskapai diminta melakukan inspeksi terhadap armada pesawat sebelum digunakan.

Pilot dan kru penerbangan juga wajib memahami area restricted polygon. Area tersebut merupakan wilayah udara yang dibatasi karena masih terdapat potensi sebaran abu vulkanik.

Dudy meminta maskapai terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas penerbangan, dan instansi terkait. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan operasional penerbangan tetap aman.

Sementara itu, dua bandara masih belum kembali beroperasi. Keduanya adalah Bandara Radin Inten II dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Lampung.

Sebelumnya, Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, telah lebih dulu kembali beroperasi. Bandara tersebut dibuka pada Senin (7/9) pukul 09.00 WIB setelah kondisi dinyatakan memungkinkan untuk penerbangan.

Dengan perkembangan tersebut, enam dari delapan bandara yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi. Dua bandara di Lampung masih menunggu perkembangan kondisi lebih lanjut.

Baca Juga: Strategi Produk Telkomsel, by.U, Mendekati Anak Muda Lewat Komunitas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×