kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Luncurkan FolagoPro, IRSX Bidik Pertumbuhan Kinerja dari Bisnis Konser Musik


Selasa, 13 Januari 2026 / 20:00 WIB
Luncurkan FolagoPro, IRSX Bidik Pertumbuhan Kinerja dari Bisnis Konser Musik
ILUSTRASI. PT Folago Global Nusantara Tbk (DOK/IST) PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) atau FolagoCorp memperluas langkah ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran FolaGoPro.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) atau FolagoCorp  memperluas langkah ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran FolaGoPro, unit bisnis baru yang fokus menggarap industri live show dan konser musik. 

Kehadiran FolaGoPro menjadi bagian dari strategi FolaGoCorp dalam memperkuat ekosistem hiburan yang terintegrasi dengan social commerce.

Presiden Direktur IRSX Subioto Jingga mengatakan, keputusan masuk ke bisnis konser musik didasari pandangan bahwa industri ini merupakan bagian dari ekosistem yang saling melengkapi.

Melalui FolaGoPro, perusahaan akan mengusung konsep hybrid dengan memadukan live show dan social commerce. Konsep ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi brand yang berada dalam ekosistem perseroan, termasuk brand internasional yang ingin masuk ke pasar Indonesia.

Baca Juga: Harga Garam Kasar Naik Hampir 100% hingga Akhir 2025

“Dengan kita mempunyai salah satu ekosistem konser ini, ini juga akan membantu membawa brand-brand baru dari luar negeri datang ke Indonesia dan diperkenalkan kepada penonton-penonton di acara konser tersebut,” ujar Subioto, dalam konferensi pers, Selasa (13/1). 

Dalam setahun, FolagoPro menargetkan penyelenggaraan enam pertunjukan internasional dan 15 pertunjukan lokal. Dari jumlah tersebut, perseroan memperkirakan dapat menghadirkan hampir satu juta penonton secara offline, serta memperluas eksposur brand hingga puluhan juta penonton secara online.

Ia menegaskan, ekspansi ke unit bisnis ini juga sejalan dengan strategi IRSX untuk menciptakan nilai maksimal bagi investor dan pemangku kepentingan melalui pendekatan yang berbeda.

Pada saat yang sama, CMO FolagoPro, Michael Haumahu, menambahkan bisnis konser musik masih memiliki prospek menjanjikan meski bersifat dinamis. Menurutnya, fluktuasi dalam industri konser merupakan hal yang wajar seiring perubahan selera pasar.

“Kalau bicara soal tren musik, khususnya konser, bisnis konser memang diakui selama kurang lebih dua tahun ini bisa dibilang dinamis, naik turun ya. Jadi kalau kita lihat, sebenarnya itu hal yang lumrah,” ujar Michael. 

Ia menjelaskan, padatnya penyelenggaraan festival dan konser dalam beberapa waktu terakhir membuat masyarakat tengah mencari pola hiburan baru. Kondisi ini membuka peluang bagi promotor untuk menghadirkan konsep dan sajian yang berbeda.

Dengan demikian, perusahaan optimistis dengan prospek bisnis konser musik live di tahun 2026. Ia juga melihat adanya pergerakan baru di industri musik, termasuk kemunculan genre dan inovasi  baru yang mulai mendapat perhatian.

Dari sisi strategi, FolaGoPro akan lebih banyak membidik artis internasional sebagai line up utama, tanpa mengesampingkan musisi lokal dari berbagai genre. Sejumlah rencana dan pendekatan dengan musisi lokal pun telah dilakukan dan masih dalam tahap pematangan.

“Lalu kalau ditanya terkait line up, memang betul sasaran kami lebih mostly ke artis internasional, tanpa menafikan lokal juga yang akan kami lakukan,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, IRSX membukukan pendapatan sebesar Rp 207,39 miliar hingga kuartal III-2025. Pendapatan IRSX mengalami penurunan hingga 71,32% secara tahunan yang disebabkan karena adanya perubahan fokus bisnis IRSX. 

Jika dirinci, ISRX memperoleh pendapatan dari produk digital sebesar Rp 133,53 miliar, pemasaran digital senilai Rp 57,84 miliar, komisi sebesar Rp 13,09 miliar dan perangkat lunak IRSX senilai Rp 2,83 miliar. 

Sedangkan laba periode berjalan tercatat mencapai Rp 23,39 miliar atau tumbuh 1.776% secara tahunan.  

Baca Juga: Masuk Bisnis Promotor, IRSX Perkenalkan FolagoPro dengan Konser Brian McKnight

Selanjutnya: 13 Cara Sederhana agar Berat Badan Turun Tanpa Perlu Olahraga

Menarik Dibaca: Stop Panik di Gate! Ini Kunci Agar Kartu Anda Lancar di Transportasi Asing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×