kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.977   64,00   0,36%
  • IDX 5.689   45,52   0,81%
  • KOMPAS100 735   7,43   1,02%
  • LQ45 558   5,16   0,93%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   2,18   0,69%
  • IDXHIDIV20 390   0,29   0,07%
  • IDX80 84   0,79   0,95%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,24%
  • IDXQ30 102   0,33   0,32%

MAPI buka gerai ZARA pertama di Vietnam


Jumat, 16 September 2016 / 16:25 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melalui anak usaha PT Mitra Adiperkasa Vietnam Company Limited, membuka gerai Zara pertama mereka di Vietnam. Gerai ini berlokasi di Ho Chi Min, pusat kota Vietnam. 

Sekretaris Perusahaan MAPI, Fetty Kwartati dalam keterbukaan informasi Jumat (16/9) mengatakan, gerai baru tersebut menempati area seluas 2.400 meter persegi (m2) yang terdiri dari dua lantai, termasuk lebih dari 1.800 meter area ritel.

Untuk pasar Indonesia, hingga saat ini telah terdapat 15 gerai Zara yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Bali. Zara merupakan merek internasional dari Spanyol yang dimiliki oleh Inditex Group. "MAPI juga mengoperasikan gerai-gerai dari merek Inditex group lainnya yaitu Massimo Dutti, Pull & Bear, Bershka, Stradivarius dan Zara Home," ujar Fetty.

Dari bisnisnya, MAPI mematok target pertumbuhan penjualan 12%-13% di tahun ini. Perseroan ini menganggarkan dana Rp 600 miliar untuk belanja modal penambahan gerai baru sepanjang tahun ini.

Ada tiga kategori produk yang masuk radar ekspansi penambahan gerai Mitra Adiperkasa. Ekspansi terbesar adalah penambahan gerai untuk sektor makanan dan minuman alias food and beverages (FnB). Adapun ekspansi gerai lain yakni produk fesyen. Ada lima merek fesyen yang jumlah gerainya akan bertambah, meliputi Zara, Stradivarius, Marks and Spencer, Pull & Bear serta Cotton On.

Kontribusi penjualan MAPI sendiri masih didominasi oleh bisnis fesyen. Kontribusi penjualan FnB 12% sedangkan bisnis fesyen sebesar 66%. Kontribusi sisanya dari bisnis department store dengan 20% dan bisnis lain-lain 8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×