kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.032   32,00   0,19%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Masih tunggu izin perpanjangan proyek smelter, Amman Mineral fokus cegah virus corona


Minggu, 07 Juni 2020 / 14:56 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan Amman Mineral


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus corona mempengaruhi proyek hilirisasi tambang mineral melalui pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter konsentrat tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Head of Corporate Communication AMNT Kartika Oktaviana mengatakan, AMNT menargetkan perkembangan pengerjaan smelter sebesar 24,668% hingga Januari 2020. Namun, berdasarkan hasil evaluasi progress enam bulanan, proyek smelter yang terletak di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut baru mencapai 22,974% atau sekitar 93,13% dari target untuk periode Januari 2020.

Ia pun mengaku pengerjaan proyek smelter AMNT terhambat oleh pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia.

Baca Juga: Freeport Indonesia menanti izin perpanjangan penyelesaian proyek smelter tembaga

“Sebagian besar mitra bisnis yang menunjang proyek smelter ini berasal dari berbagai negara yang terjangkit Covid-19 dan menerapkan lockdown, sehingga proyek tersebut tersendat,” ungkap dia, Minggu (7/6).

Sekadar informasi, negara asal mitra bisnis AMNT dalam pembangunan smelter adalah China, Korea Selatan, India, dan Finlandia.




TERBARU

[X]
×