CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Mayora targetkan ekspor Le Minerale tumbuh dobel digit tahun ini


Rabu, 16 Oktober 2019 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Mayora targetkan ekspor Le Minerale tumbuh dobel digit tahun ini


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR, anggota indeks Kompas100) tengah menggenjot ekspor produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Le Minerale. Lewat anak usahanya yang menaungi bisnis minuman Mayora, PT Tirta Fresindo Jaya, grup bisnis consumer goods ini optimistis ekspor produk tersebut tumbuh dobel digit.

Porsi ekspor Le Minerale dari total ekspor memang masih kecil. Presiden Direktur MYOR Andre Sukendra Atmadja mengatakan porsinya sekitar 1%-2% setiap tahun. "Dalam setahun ekspor ini (Le Minerale) masih kisaran Rp 100 miliar," katanya ditemui usai seremoni ekspor perusahaan, Rabu (16/10).

Baca Juga: Kembangkan ekspor, Le Minerale masuk ke pasar Singapura

Berkaca pada laporan keuangan MYOR sampai semester-I 2019 penjualan ekspor berkontribusi sekitar Rp 5,13 triliun atau sebanyak 43% dari total penjualan bersih MYOR. Penjualan ekspor naik sekitar 6% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 4,85 triliun.

Dengan porsi ekspor Le Minerale 1%-2% dari total penjualan ekspor MYOR, maka diperkirakan sampai semester-I 2019 ekspor Le Minerale mencapai Rp 51,3 miliar sampai Rp 102 miliar. Ekspor produk AMDK jadi tantangan tersendiri bagi MYOR dimana regulasi negara tujuan bisa berbeda-beda.

Belum lagi produk minuman kemasan ini tergolong punya margin rendah sehingga harus pandai mengatur strategi agar dapat profit. Hartono Gunawan, General Manager Export MYOR optimistis mampu menumbuhkan ekspor Le Minerale tahun ini hingga 31% dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu kami mampu menumbuhkan penjualan ekspor AMDK ini sekitar 23%," ungkap Hartono ditemui dikesempatan yang sama. Perkara margin keuntungan, meski tipis namun MYOR menyebut masih mendapatkan profit yang signifikan.

Baca Juga: Pengusaha pastikan tidak ada pasal yang jegal industri di UU SDA

Apalagi ketika dijual di luar negeri, harga produknya akan menyesuaikan tempat tersebut. Saat ini, mayoritas ekspor Le Minerale masih menyisir pasar Filipina. Di negara tersebut, MYOR gencar melakukan promosi lewat iklan di media massa.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×