kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.966   53,00   0,30%
  • IDX 5.717   73,96   1,31%
  • KOMPAS100 739   11,58   1,59%
  • LQ45 560   6,97   1,26%
  • ISSI 199   2,60   1,32%
  • IDX30 318   3,26   1,04%
  • IDXHIDIV20 391   1,58   0,41%
  • IDX80 84   1,14   1,37%
  • IDXV30 107   0,02   0,02%
  • IDXQ30 103   0,74   0,73%

McD Indonesia tak terpukul tren penguatan dollar AS


Senin, 30 April 2018 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Gerai McDonalds di Jakarta


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rekso Nasional Food menyatakan, bisnisnya tidak terpengaruh oleh tren pelemahan rupiah terhadap dollar AS. Perusahaan pengelola gerai McDonald's Indonesia tersebut menyatakan, sebagian besar bahan baku didapatkan di dalam negeri.

Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald's Indonesia menyampaikan, dengan begitu, belum ada rencana sama sekali untuk meningkatkan harga jual.

"Memang 80% bahan baku kami lokal, jadi kami tidak terlalu khawatir karena sebagian besar sudah lokal," ujarnya kepada KONTAN, Senin (30/4).

Beberapa bahan baku yang didatangkan dari luar negeri seperti keju, pattys, english muffin, dan saus untuk beberapa produk. 

"Yang lainnya sudah lokal, seperti ayam, kami dapatkan disini dan peternakannya juga disini," lanjutnya.

Saat ini tidak ada dampak signifikan terkait adanya peningkatan dollar AS terhadap rupiah. Apalagi, dollar AS bukan satu-satunya alasan utama menaikkan harga jual.

Namun, bila tren penguatan terus berlanjut dan berimbas, perusahaan bisa menjalankan opsi lain, bisa dengan efisiensi biaya atau menaikkan harga jual.

"Iya, penguatan dollar AS pasti berpengaruh, tetapi kami tidak mungkin begitu naik langsung menaikkan harga, karena kami harus perhitungkan banyak hal," tutupnya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×