kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

McEasy Bantu Mitra Antisipasi Lonjakan Pengiriman Selama Ramadan dan Lebaran


Rabu, 09 Maret 2022 / 23:06 WIB
ILUSTRASI. Manajemen McEasy, startup penyedia solusi digital berbasis Software-as-a-Service (SaaS) untuk manajemen dan pelacakan kendaraan logistik


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. McEasy optimistis dapat membantu mitranya meningkatkan efisiensi layanan logistik untuk mengantisipasi lonjakan pada momen puasa dan Idul Fitri.

Guna memanfaatkan momentum tersebut, McEasy mengembangkan sebuah Transportation Management System (TMS) yang dapat membantu para pelaku logistik untuk meningkatkan produktivitas armada.

“Salah satu manfaat yang mitra kami rasakan lewat penggunaan Transportation Management System McEasy adalah melimpahnya data yang dapat diolah lagi dan membantu perencanaan logistik,” ungkap Co-Founder McEasy Raymond Sutjiono dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (9/3).

Raymond menambahkan, TMS berguna untuk menganalisa apakah formasi dan skala armada sudah optimal atau perlu dilakukan penyesuaian kembali guna mengantisipasi lonjakan Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga: McEasy Tawarkan Inovasi Digital Pada Bidang Logistik

Menurut Raymond, dengan bantuan perencanaan yang matang melalui TMS dapat meningkatkan efektivitas pengiriman dan menghemat biaya operasional hingga 30%.

Optimisme McEasy mengembangkan aplikasi tracking tersebut adalah berangkat dari volume pengiriman selama ramadan yang akan meningkat.

Termasuk pengiriman komoditas pangan dan makanan, biasanya aktivitas pengiriman meningkat selama Ramadan dan mencapai puncak pada masa Lebaran.

Ketua Umum Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia Hasanuddin Yasni menyatakan, pelaku industri harus strategis dalam melakukan perencanaan logistik untuk mengantisipasi lonjakan pada momen tertentu seperti Lebaran.

“Ketika mendekati momen tertentu, seperti Lebaran, pengiriman makanan naik hingga 1,5x lipat untuk area Jabodetabek menjadi sekitar 60.000 order per hari dan mencapai 140.000 order untuk seluruh wilayah Indonesia. Pelaku industri harus strategis dalam melakukan perencanaan logistik untuk mengantisipasi lonjakan pada momen ini,” terang Hasanuddin.

Baca Juga: McEasy meraih pendanaan Rp 22 miliar dari East Ventures

Berdasarkan data tahun 2021, pengiriman makanan yang membutuhkan kontrol temperatur, termasuk frozen food, biasanya berkisar 40.000 order per hari untuk area Jabodetabek dan 100.000 order per hari untuk wilayah Indonesia.

“Oleh karena itu, bergabungnya McEasy menjadi bagian dari Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia adalah wujud komitmen untuk turut mendigitalisasi jaringan logistik rantai pendingin dari hulu ke hilir,” pungkas Raymond

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×