kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Medco minat kelola blok habis kontrak


Selasa, 18 Agustus 2015 / 10:23 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan dalam kurun waktu 2017-2018 ada sekitar 12 blok minyak dan gas bumi (migas) yang habis kontrak. Kesempatan inilah yang membuat PT Medco Energy International Tbk (MEDC) berminat untuk menjadi pengelola yang akan habis masa kontraknya ini.

Lukman Mahfoedz, Presiden Direktur MedcoEnergi menyatakan, Medco dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang migas baik di dalam maupun di luar negeri tentu berharap mendapatkan kesempatan dari pemerintah untuk mengelola blok migas yang akan habis kontrak.  "Kami berkepentingan untuk bisa berpartisipasi mengambil blok yang bakal habis kontrak. Kami kan perusahaan migas nasional punya kepentingan," kata dia ke KONTAN, akhir pekan lalu.

Lukman menjelaskan, pada April 2015, Medco mendapat perpanjangan kontrak dari pemerintah Oman untuk mengelola Blok Karim Field di selama 25 tahun. "Kami selama 8 tahun terakhir memberikan US$ 4,6 miliar kepada pemerintah Oman," ujar dia.

Karenanya, Medco siap saat ini sedang mempelajari blok yang akan habis jatuh tempo yang bisa digarap. Lukman tak mempermasalahkan jika aturan yang berlaku sekarang memberikan prioritas kepada Pertamina untuk mengelola blok migas habis kontrak.

Lukman menegaskan, Medco membuka ruang kerjasama dengan siapapun untuk mengelola blok migas yang akan habis kontrak itu. Baik dengan Pertamina, kontraktor eksisting, maupun dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). "Tentu dengan prinsip business to business," kata dia.

Hanya, soal blok mana yang tengah diincar, Lukman hingga kini belum bisa memberikan kepastian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×