kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Menko Airlangga Dorong Ekspansi Data Center, Kapasitas Diproyeksi Capai 1,5 GW


Selasa, 29 September 2026 / 14:40 WIB
Menko Airlangga Dorong Ekspansi Data Center, Kapasitas Diproyeksi Capai 1,5 GW
ILUSTRASI. Kapasitas data center yang telah terpasang di Indonesia saat ini mencapai sekitar 800 megawatt (MW) dengan target jadi sekitar 1,5 GW (REUTERS/Priyanshu Singh)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong ekspansi industri data center nasional seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital dan pemanfaatan artificial intelligence (AI).

Airlangga mengatakan, momentum pertumbuhan industri data center secara global diperkirakan masih akan berlanjut dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Kondisi ini dinilai beriringan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital untuk mendukung pengembangan AI.

"Kalau energinya tersedia, untuk mendukung artificial intelligence atau digitalisasi, data center itu menjadi sangat penting. Data center ini adalah industri yang momentumnya (positif) 3-4 tahun ke depan. Seluruh negara sedang berlomba-lomba," ujarnya dalam Seminar Nasional Green Economy 2045 di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: Riset Canva: 98% Profesional di Indonesia Gunakan AI untuk Presentasi

Menurut Airlangga, kapasitas data center yang telah terpasang di Indonesia saat ini mencapai sekitar 800 megawatt (MW). Kapasitas tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 1,5 gigawatt (GW) dalam waktu dekat.

"Saya belum tahu yang dimonitor di BKPM (Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal) berapa, tapi diperkirakan 1,5 gigawatt dalam waktu dekat," ungkap Airlangga.

Menurutnya, pemerintah juga terus mengembangkan kawasan data center di sejumlah wilayah untuk mendukung industri pusat data. Ini salah satunya terwujud melalui Nongsa Digital Park (NDP) di Batam.

Airlangga menyebut fase pertama pengembangan data center di kawasan tersebut telah sepenuhnya terjual dan saat ini tengah dalam proses melanjutkan ekspansi.

Dia juga melihat perkembangan pusat data di lokasi lainnya seperti Karawang dan Bekasi juga mulai cukup pesat saat ini.

Baca Juga: Buruh Kembali Demo ke DPR, Ini 11 Tuntutan KBPBI soal RUU Ketenagakerjaan

"Kemarin kita kembangkan yang di Nongsa Digital Park, fase pertama sudah fully sold out. Nah, ini ekspansinya sedang diproses. Di daerah Karawang, Bekasi, juga tumbuhnya sangat cepat. Jadi ini yang perlu kita terus dukung," imbuh Airlangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×