kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Menkominfo prediksi bakal ada startup unicorn dan decacorn anyar di 2020


Senin, 20 Januari 2020 / 11:42 WIB
Menkominfo prediksi bakal ada startup unicorn dan decacorn anyar di 2020
ILUSTRASI. Menkominfo Johnny G Plate

Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia sekarang memiliki beberapa unicorn alias perusahaan rintisan digital (startup) yang memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar. Belakangan, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengisyaratkan, bakal ada unicorn baru dari Indonesia pada 2020. Hal tersebut disampaikannya usai acara Indonesia Millenial Summit 2020 di Jakarta pekan lalu. 

Tak hanya itu, Johnny juga memprediksi, akan ada startup unicorn yang naik status menjadi decacorn dengan valuasi yang menembus US$ 10 miliar. "Ada yang potensial naik jadi unicorn, ada juga unicorn yang naik jadi decacorn," tutur Johnny, seperti dihimpun KompasTekno, Senin (20/1). 

Sayangnya, Johnny belum menjelaskan startup mana persisnya akan akan menjadi unicorn tahun ini, ataupun unicorn yang bakal menyandang status decacorn. Dia hanya menyebutkan bahwa calon unicorn baru Indonesia bergerak di bisnis multiplatform. 

Baca Juga: Keren, kini Indonesia punya 1 decacorn dan 4 unicorn

Saat ini Indonesia memiliki lima unicorn, yakni penyedia layanan ride hailing GoJek, e-commerce Bukalapak dan Tokopedia, online travel Traveloka, dan penyedia platfom pembayaran digital Ovo. Bahkan kini Gojek sudah mencapai valuasi decacorn

Sejak tahun lalu sudah beredar spekulasi bahwa calon unicorn baru Indonesia berasal dari dunia pendidikan, karena besarnya proporsi APBN yang dialokasikan untuk sektor tersebut. Pada 2017, pemerintah juga sempat mempublikasikan daftar startup yang berpotensi menjadi unicorn. (Putri Zakia Salsabila)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkominfo Sebut Akan Ada Startup "Unicorn" dan "Decacorn" Baru di 2020".




TERBARU

Close [X]
×