kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Menperin: VW cari mitra lokal untuk bangun pabrik


Kamis, 22 Agustus 2013 / 14:43 WIB
Menperin: VW cari mitra lokal untuk bangun pabrik
ILUSTRASI. Cara Daftar Internet Banking BRI Anti Ribet, Hanya 2 Tahap Saja


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengatakan pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen AG dipastikan mengumumkan rencana bisnisnya pada akhir tahun ini.

Pengumuman itu terkait dengan rencana investasinya di Indonesia. "Mungkin November dan Desember mereka umumkan secara detail, mengenai produk yang akan dibawanya ke sini serta bentuk kerja sama dengan mitra lokal," katanya, Kamis (22/8/2013)

Hidayat belum berani bicara banyak mengenai kedatangan VW ke kantornya, Kamis (22/8). Ia hanya bilang, VW memang berencana membangun pabrik namun belum tahu tipe mobil apa yang akan diproduksi.

"Yang jelas mereka sudah mempelajari mekanisme pasar di sini," tuturnya.

Volkswagen AG, produsen otomotif terbesar Eropa diketahui masih mencari mitra lokal untuk merealisasikan pembangunan pabrik di Indonesia.

Hidayat menuturkan, Volkswagen akan melakukan joint venture dengan pihak lokal tersebut. Nantinya jaringan distributor akan dipegang VW. "VW menyatakan niatnya untuk garap pabrik, namun mereka mau joint venture dengan pihak lokal juga," tutur Hidayat.

Pabrik berkapasitas 3.000 unit per tahun tersebut diperkirakan menelan biaya hingga 200 juta Euro. Rencananya, lokasi pabrik tersebut akan dibangun di Bukit Indah, Cikampek.

Dengan luas lahan sebesar 70 hektare (ha), pabrik Volkswagen tersebut bakal dijadikan basis produksi untuk wilayah Asia Tenggara. (Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×