kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.147   17,00   0,10%
  • IDX 7.666   165,46   2,21%
  • KOMPAS100 1.064   26,64   2,57%
  • LQ45 765   18,21   2,44%
  • ISSI 278   5,71   2,10%
  • IDX30 406   7,04   1,77%
  • IDXHIDIV20 491   5,31   1,09%
  • IDX80 119   2,90   2,50%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,64   1,28%

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Mendampingi Prabowo untuk Diplomasi Energi ke Rusia


Selasa, 14 April 2026 / 09:56 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Mendampingi Prabowo untuk Diplomasi Energi ke Rusia
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (KONTAN/Diki Mardiansyah)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Rusia. Salah satu tujuan dari kunjungan ini adalah diplomasi energi untuk menjaga stabilitas pasokan energi domestik.

Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moscow, Rusia, Senin (13/4) waktu setempat. Bahlil mengatakan bahwa pertemuan kedua kepala negara ini membahas kerja sama energi secara konkret, dengan fokus utama kerja sama mencakup upaya menjamin pasokan energi serta mendorong investasi di sektor energi. 

Baca Juga: Pemerintah Revisi Formula Harga Patokan Mineral (HPM) Bijih Nikel dan Bauksit

Bahlil menegaskan, pemerintah akan terus mengawal implementasi berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas agar segera terealisasi. Langkah ini mencakup pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak, serta peningkatan pemanfaatan teknologi energi.

"Kunjungan ini jadi momentum penting untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam jangka panjang, Indonesia turut membuka peluang kolaborasi di sektor energi bersih. Sebagai upaya yang diarahkan untuk mendukung diversifikasi energi," ujar Bahlil melalui keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan strategis dengan Rusia di sektor energi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional, terlebih dalam menghadapi gejolak geopolitik di dunia. "Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan, dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerjasama terutama di bidang ekonomi dan energi," kata Prabowo.

Sementara itu, Presiden Putin menegaskan bahwa peluang kerja sama antara Rusia dan Indonesia selalu mengutamakan sektor-sektor strategis, terutama di sektor energi. "Kedua negara bekerja sama secara sangat erat, berinteraksi dengan sangat baik di berbagai forum internasional. Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita," tandas Putin.

Baca Juga: Kinerja United Tractors (UNTR) per Februari: Penjualan Alat Berat Turun, Emas Anjlok!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×