kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Menteri Jonan kumpulkan ratusan pengusaha bus


Senin, 13 Juni 2016 / 20:36 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengumpulkan ratusan pengusaha perusahaan otobus (PO) di Kementerian Perhubungan dalam rangka kesiapan angkutan mudik Lebaran 2016.

Dalam arahannya, Jonan meminta para pengusaha bus untuk berkomitmen memperbaiki sejumlah aspek yang jadi prioritas keselamatan.

"Saya minta, empat ini mesti diperbaiki, spidometer, kaca, rem tangan, dan sabuk pengaman untuk pengemudi," ujar Jonan di Jakarta, Senin (13/6).

Berdasarkan hasil ramp check bus di sejumlah daerah, Kemenhub menemukan banyak standar yang tidak dipenuhi.

Diantaranya, spidometer rusak, kaca depan retak, rem tangan tidak berfungsi, dan sabuk pengaman supir yang tidak ada.

Sebenarnya, banyak temuan lain yang lebih menghawatirkan. Misalnya saja, pengubahan transmisi bus dari manual ke matic, ban tipis, hingga STNK yang tidak sama sesuai dengan rangka mesin.

Mesk begitu, Jonan memprioritaskan empat hal yang ia sebut diawal. Menurut Jonan keempat masalah itu sangat berkaitan dengan keselamatan.

"Yang mempengaruhi keselamatan saja dulu yang dipenuhi," kata Jonan. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×