kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pyridam Farma (PYFA) mencatatkan kenaikan laba bersih di kuartal-I 2019


Rabu, 01 Mei 2019 / 08:45 WIB
Pyridam Farma (PYFA) mencatatkan kenaikan laba bersih di kuartal-I 2019


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Produsen farmasi dan alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tergolong stagnan sepanjang awal tahun ini. Namun berkat efisiensi, perseroan mampu mendorong kenaikan bottomline.

Merujuk pada laporan keuangan kuartal-I 2019, penjualan bersih PYFA tercatat sebanyak Rp 63,81 miliar atau turun mini 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 64,86 miliar. Sedangkan beban pokok penjualan tercatat stagnan dari Rp 25,18 miliar di triwulan pertama tahun 2018 menjadi Rp 25,26 miliar di triwulan pertama tahun ini.

Alhasil laba kotor yang diperoleh PYFA sepanjang tiga bulan pertama tahun ini senilai Rp 38,35 miliar atau turun 3% dibandingkan kuartal-I tahun kemarin yang tercatat Rp 39,57 miliar. Steven Setiawan, Sekretaris Perusahaan PYFA mengatakan bahwa kondisi pasar bagi bisnis perusahaan di kuartal-I ini masih dirasakan stabil, sehingga belum ada pertumbuhan yang berarti.

Hanya saja ia mengakui PYFA melakukan beberapa penghematan di pos-pos tertentu. "Kami lakukan pengurangan waste, penghematan biaya di semua departemen, dan intensifikasi penjualan," ujar Steven kepada Kontan.co.id, Senin (1/5).

Berkat usaha tersebut dan turunnya beberapa beban keuangan dan administrasi menyebabkan PYFA masih mencatatkan pertumbuhan positif untuk laba bersih. Raihan laba bersih di kuartal-I 2019 ialah Rp 1,88 miliar atau naik 15,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 1,63 miliar.

Steven mengatakan selain melakukan penghematan, pabrikan juga digenjot agar dapat meningkatkan produksinya. Dengan upaya ini diharapkan dapat menghasilkan capaian positif sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×