kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Metland (MTLA) Optimistis Properti 2026, KPR Jadi Andalan Penjualan


Selasa, 05 Mei 2026 / 14:36 WIB
Metland (MTLA) Optimistis Properti 2026, KPR Jadi Andalan Penjualan
ILUSTRASI. Perumahan Puri Junction Metland (Dok/MTLA)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) tetap optimistis terhadap prospek industri properti sepanjang 2026, seiring capaian penjualan yang masih on track pada kuartal I-2026.

Hingga akhir kuartal I-2026, MTLA membukukan marketing sales sebesar Rp 401 miliar, yang berasal dari pre sales dan recurring revenue.

Capaian ini dinilai masih sejalan dengan target marketing sales tahun penuh yang dipatok sebesar Rp 2 triliun.

Baca Juga: Kopi Indonesia Perkuat Pasar Dunia Lewat Festival Kopi di Helsinki dan Talinn

Direktur MTLA Olivia Surodjo mengungkapkan bahwa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi pilihan utama konsumen dalam pembelian unit properti.

“Saat ini KPR masih menjadi pilihan utama konsumen untuk pembiayaan pembelian rumah di proyek Metland, lebih dari 80% konsumen memilih KPR,” ujarnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).

Secara rinci, sekitar 83% transaksi penjualan perusahaan menggunakan skema KPR, sementara sisanya dilakukan melalui pembayaran tunai maupun cicilan bertahap.

Dibandingkan tahun sebelumnya, porsi KPR mengalami sedikit peningkatan.

Menurut Olivia, daya beli masyarakat, khususnya untuk pembelian rumah pertama, masih tergolong baik.

Hal ini didukung oleh suku bunga KPR yang dinilai masih cukup kompetitif.

Baca Juga: Fasilitas Minyak Rusia Diserang Ukraina, Wamen ESDM: Tak Ganggu Ketahanan Energi RI

Memasuki kuartal II-2026 dan sisa tahun ini, MTLA tetap mempertahankan target marketing sales Rp 2 triliun.

Namun, perusahaan tetap mewaspadai sejumlah tantangan, seperti potensi pelemahan daya beli akibat kenaikan harga BBM serta kecenderungan konsumen menunda pembelian di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Untuk menjaga momentum penjualan, MTLA menyiapkan berbagai strategi pemasaran, termasuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, memberikan kemudahan skema pembayaran, serta memperkuat kerja sama dengan perbankan.

Selain itu, insentif pemerintah berupa subsidi PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) juga dinilai menjadi stimulus positif bagi sektor properti.

Di sisi produk, MTLA tetap agresif meluncurkan proyek baru. Salah satunya adalah Cluster Neora di Metland Menteng yang langsung habis terjual sebanyak 43 unit saat peluncuran perdana.

Baca Juga: Kinerja Arsy Buana (HAJJ) Lesu pada Kuartal I-2026, Pendapatan Turun 11,53%

Untuk keseluruhan tahun 2026, MTLA menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan yang moderat, baik dari sisi pendapatan maupun laba.

Kinerja tersebut akan ditopang oleh penjualan residensial serta kontribusi recurring income dari segmen pusat perbelanjaan dan perhotelan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×