kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Metropolitan Land (MTLA) Genjot Proyek-proyek Hunian Berkonsep TOD


Minggu, 15 Oktober 2023 / 11:31 WIB
Metropolitan Land (MTLA) Genjot Proyek-proyek Hunian Berkonsep TOD
ILUSTRASI. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) ikut ambil bagian dalam membuat hunian berkonsep transit oriented development (TOD)


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) ikut ambil bagian dalam membuat hunian berkonsep transit oriented development (TOD) yang dinilai memiliki prospektif baik ke depannya.

Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo mengatakan, saat ini MTLA memiliki beberapa proyek residensial yang dilalui jalur kereta. Salah satunya adalah Metland Cibitung yang terhubung dengan stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line Metland Telaga Murni di dalam kawasan. 

Tingginya peminat kawasan TOD Metland Cibitung terlihat dari pencapaian marketing sales yang naik sekitar 60% dari tahun sebelumnya (YoY).

“Kami juga punya proyek terbaru bernama Metland Cikarang yang masih dalam persiapan, nantinya juga dekat dengan jalur KRL commuterline,” ungkap Olivia saat dihubungi Kontan, Sabtu (14/10).

Baca Juga: Bisnis Sewa Gedung Perkantoran Metropolitan Land (MTLA) Diyakini Akan Meningkat

Selain dekat dengan jalur KRL commuter line, Olivia menambahkan beberapa proyek perseroan juga akan dibangun cukup dekat dengan MRT (Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu) fase 3. 

Untuk diketahui, PT MRT Jakarta (Perseroda) berencana memulai pembangunan jalur MRT fase 3 trase Timur-Barat pada Agustus 2024 mendatang. Pembangunan fase 3 tersebut akan menghubungkan wilayah Cikarang (Kabupaten Bekasi, Jawa Barat) dan Balaraja (Kabupaten Tangerang, Banten).

“Sesuai rencana pemerintah untuk mengembangkan jalur MRT fase 3, nantinya beberapa proyek Metland juga akan dilewati dan cukup dekat dengan stasiun. Proyek tersebut adalah Metland Cyber Puri, Metland Puri, Metland Menteng, termasuk Metland Cibitung dan Metland Cikarang,” jelasnya.

Olivia menambahkan hunian berkonsep TOD, khususnya di sekitar transportasi berbasis rel, memang saat ini menjadi magnet kuat untuk konsumen dalam menentukan pilihan hunian untuk tempat tinggal. Sebab, hunian TOD menawarkan kemudahan akses yang mempercepat waktu tempuh perjalanan dari dan menuju pusat kota atau Jakarta.

Metland Cibitung memiliki luasan 226 ha sedangkan Metland Cikarang memiliki luasan 182 ha. Di sisi lain, Metland Puri dan Metland Cyber Puri masing-masing memiliki luas 60 ha sedangkan Metland Menteng sekitar 135 ha.

Baca Juga: Metropolitan Land (MTLA) Optimistis Bisnis Hotel Tahun 2023 Tumbuh Positif

“Kalau dari unit, Metland Cibitung dan Metland Cikarang direncanakan masing-masing akan dibangun sebanyak kurang lebih hingga 6.000 unit,” katanya. 

Untuk rata-rata harga rumah proyek, MTLA mematok harga Metland Cikarang mulai dari Rp 400 juta-an, sedangkan Metland Cibitung Rp 800 juta-an hingga Rp 1 miliar-an.

“Lalu harga rata-rata rumah di Metland Puri, Metland Cyber Puri dan Metland Menteng itu sekitar Rp 1,5 miliar sampai dengan Rp 4 Miliar,” jelasnya. 

Sebagai tambahan, MTLA memproyeksikan beberapa proyek perumahan berkonsep TOD yang dikembangkan bisa mencetak marketing sales sebesar Rp 195 miliar. Angka ini berkontribusi sekitar 10%-15% dari total target marketing sales tahun ini yang mencapai Rp 1,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×