kontan.co.id
banner langganan top
Minggu, 6 April 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

MICE targetkan lini dagang tumbuh 5%-10% tahun ini


Minggu, 08 Oktober 2017 / 18:42 WIB
MICE targetkan lini dagang tumbuh 5%-10% tahun ini


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis PT Multi Indocitra Tbk (MICE) sampai semester I 2017 tercatat mengalami penurunan. Pendapatan turun 1,5% dari Rp 316 miliar di semester I 2016 menjadi Rp 311 miliar di paruh pertama tahun ini.

Menurut Ali Arifin, Corporate Secretary MICE, hal ini tak lepas dari peralihan bisnis konvensional ke bisnis e-commerce. “Penjualan bersih memang turun sedikit, namun kondisi penurunan kinerja juga terjadi di beberapa perusahaan modern ritel skala nasional," tukas Ali kepada Kontan.co.id, Minggu (8/10). 

Meski beban pokok penjualan turun 3,5%, dari Rp 141 miliar menjadi Rp 136 miliar, hal tersebut belum bisa mengerek perolehan laba Multi Indocitra. Adapun laba komprehensif yang diatribusikan sampai 30 Juni 2017 ialah Rp 12, 7 miliar, turun 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 17,9 miliar.

“Kami targetkan pertumbuhan untuk bisnis perdagangan dalam negeri diharapkan tumbuh 5% - 10%,” ujar Ali. Perusahaannya bakal memperkuat distribusi produk-produk yang memberikan kontribusi besar terhadap nilai penjualan. Pihaknya juga akan mengkaji ulang budget spending di saluran perdagangan maupun pemasaran untuk mengoptimalkan hasil yang ada.

Sampai dengan semester I 2017 segmen bisnis perdagangan turun tipis 0,4% menjadi Rp 254 miliar. Bisnis perdagangan mendominasi pendapatan sebesar 81%. Sementara segmen industri turun 8%, dari Rp 61 miliar menjadi Rp 56 miliar.

Transaksi bisnis di angka lebih dari 10% hanya berasal dari Pigeon Singapore Pte.Ltd. yakni sebesar 18% dari total pendapatan di paruh pertama tahun ini, sebesar Rp 56,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×