kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mitsubishi pangkas 183 pekerja lewat pensiun dini


Rabu, 17 Februari 2016 / 13:26 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kabar tak sedap kembali mencuat di industri otomotif. Agen pemegang merek Mitsubishi, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), lewat perusahaan afiliasinya melakukan pengurangan tenaga kerja lewat program pensiun dini atau early retirement program (ERP).

Pengurangan tenaga kerja tersebut terjadi di perusahaan afiliasi PT KTB, yakni PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM). “PT KRM melakukan early retirement program yang ditawarkan ke karyawan, dan program ini bersifat sukarela tanpa paksaan sedikit pun dari perusahaan,” jelas pernyataan resmi KTB yang diterima KONTAN, Selasa (16/2).

PT KTB menyatakan, program pengurangan tenaga kerja tersebut bukan berbentuk pemutusan hubungan kerja (PHK). Padahal, program pengurangan tenaga kerja tersebut mengurangi jumlah pekerja PT KRM sebanyak 183 orang dari 1.800 orang menjadi sekitar 1.600 orang.

Adapun alasan pengurangan pekerja dilatarbelakangi penurunan penjualan. PT KRM merupakan bagian dari Krama Yudha Mitsubishi Group, dengan bidang usaha perakitan kendaraan Mitsubishi di Indonesia

I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, mengaku telah menerima informasi soal pengurangan tenaga kerja tersebut. "Pihak Mitsubishi sudah memberitahukan kepada saya. Menurut mereka, itu sifatnya sukarela. Mereka rencana mengalihkan tenaga kerja ke pabrik baru," kata Putu kepada KONTAN. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×