kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Mixue Fokus Tingkatkan Kualitas 2.000 Gerai di Indonesia


Rabu, 16 September 2026 / 09:29 WIB
Diperbarui Selasa, 22 September 2026 / 15:47 WIB
Mixue Fokus Tingkatkan Kualitas 2.000 Gerai di Indonesia
ILUSTRASI. Mixue (Dok/Mixue)


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Jaringan gerai Mixue di Indonesia telah mencapai sekitar 2.000 toko. Di tengah jaringan yang terus berkembang tersebut, perusahaan asal China ini mulai menempatkan peningkatan kualitas gerai, efisiensi operasional, serta penguatan rantai pasok (supply chain) sebagai fokus utama untuk mencapai pertumbuhan lebih sehat dan berkelanjutan.

Bing Shikhuan, Direktur Hubungan Masyarakat Asia Tenggara dan Wakil General Manager Mixue Indonesia mengatakan, Indonesia hingga saat ini masih menjadi salah satu pasar terbesar bagi Mixue secara global. Lebih dari 1.400 pengusaha lokal menjadi mitra waralaba Mixue. 

Dari sisi ketenagakerjaan, dia mengklaim, Mixue telah didukung 12.800 tenaga kerja dan secara tidak langsung mendukung lebih dari 20.000 lapangan pekerjaan tambahan. "Lebih dari 96% karyawan merupakan masyarakat lokal," ujar Bing, Selasa (16/9).

Karena itu, perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan jumlah gerai, tetapi juga memastikan setiap gerai dapat beroperasi secara efisien dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada konsumen.

"Mungkin kita berbicara mencapai 2.000 - 3.000 gerai. Tapi, kami tidak ingin hanya fokus pada jumlah," kata dia.

Menurut dia, perusahaan memiliki target pengembangan setiap tahun. Namun, pencapaian jumlah gerai bukan menjadi satu-satunya indikator pertumbuhan Mixue di Indonesia. Perusahaan ingin memastikan setiap gerai dapat menghasilkan dan beroperasi dengan tingkat efisiensi yang baik.

Untuk mendukung hal tersebut, Mixue terus meningkatkan investasi pada rantai pasok, operasional gerai, serta pengembangan merek. Penguatan supply chain menjadi salah satu kompetensi utama perusahaan, termasuk dengan mengombinasikan pasokan produk dari sumber lokal dan pabrik di China.

Bing mengatakan, penguatan rantai pasok juga akan mencakup peningkatan kemampuan cold chain. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan, kualitas, serta ketersediaan produk di gerai Mixue.

Selain supply chain, perusahaan akan meningkatkan kualitas operasional gerai, pemanfaatan perangkat dan teknologi digital, serta kemampuan tim lokal di masing-masing negara. Menurut Bing, peningkatan di berbagai aspek tersebut diperlukan untuk membangun fondasi bisnis dalam jangka panjang.

Secara global, jaringan Mixue telah mencapai sekitar 64.000 gerai di 17 negara. Dalam laporan kinerja semester pertama 2026, perusahaan juga mencatat pertumbuhan pendapatan yang stabil serta perkembangan positif di pasar Asia Tenggara.

Bukan hanya dari sisi kualitas toko, Mixue juga ingin membangun hubungan dengan konsumen di Indonesia. Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain memperkenalkan produk Snow King, kegiatan sosial, dan kolaborasi dengan figur lokal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×