kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.028,92   2,58   0.25%
  • EMAS974.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

MRT targetkan pembangunan jalur fase III bisa dimulai tahun depan


Minggu, 08 Maret 2020 / 16:39 WIB
MRT targetkan pembangunan jalur fase III bisa dimulai tahun depan
ILUSTRASI. Petugas mencuci kereta di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, PT MRT Jakarta melakukan pencucian kereta menggunakan bahan kimia mengandung disinfektan. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan desain pembangunan jalur MRT Jakarta fase III, yaitu rute Kalideres-Ujung Menteng dapat diselesaikan pada tahun ini untuk kemudian pencanangannya dapat dilakukan pada tahun 2021 mendatang.

"Jalur MRT Timur-Barat saat ini sedang dipersiapkan, desainnya bersama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Desain Timur-Barat akan selesai tahun ini untuk dimulai pencanangannya di tahun 2021," ujar Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin, kepada Kontan.co.id, Sabtu (7/3).

Baca Juga: Melonjaknya harga masker dinilai bukti minimnya perlindungan konsumen

Rute Kalideres-Ujung Menteng ini, merupakan bagian dari koridor Timur-Barat yang terbentang dari Balaraja hingga Cikarang.

Rute ini sendiri, masih berada di dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta, sedangkan rute Balaraja-Cikarang merupakan rute perpanjangan ke luar Provinsi DKI Jakarta, yaitu ke arah Provinsi Banten (Balaraja) dan ke Provinsi Jawa Barat (Cikarang).

Adapun panjang rute Kalideres-Ujung Menteng adalah 31,7 km, sedangkan rute Balaraja-Cikarang memiliki total panjang lintasan sekitar 87 km. Pada pembangunan tahap awal, PT MRT Jakarta akan fokus pada rute di dalam kota terlebih dahulu.

Baca Juga: Pasien tahu positif corona setelah pengumuman Jokowi, Istana: Ini situasi luar biasa

Menurut Kamal, biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan jalur fase III diperkirakan mencapai di atas Rp 50 triliun. Namun demikian, anggaran pastinya baru bisa diketahui setelah desain jalur diselesaikan oleh Kemenhub.

Kamal mengungkapkan, pendanaan untuk pembangunan jalur ini diupayakan dari berbagai opsi. Artinya, tak menutup kemungkinan nantinya sumber pendanaan ini juga berasal dari pinjaman ataupun obligasi.

Baca Juga: Begini penjelasan Istana soal pasien baru tahu positif corona usai Presiden umumkan

"Pendanaannya sedang diupayakan dari berbagai opsi, termasuk dari pinjaman untied loan dengan penjajakan ke beberapa lembaga keuangan internasional, serta alternatif pendanaan lainnya seperti obligasi," kata Kamal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era Data Analysis with Excel Pivot Table

[X]
×