kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.716   73,01   1,29%
  • KOMPAS100 739   11,51   1,58%
  • LQ45 560   6,77   1,22%
  • ISSI 199   2,31   1,18%
  • IDX30 317   3,07   0,98%
  • IDXHIDIV20 391   1,23   0,32%
  • IDX80 84   1,13   1,36%
  • IDXV30 107   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 102   0,62   0,61%

Nissan siapkan teknologi e-Power di mobil listrik


Selasa, 21 November 2017 / 21:00 WIB


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Johana K.

KONTAN.CO.ID - BALI. Nissan Motor siap masuk pasar mobil listrik di Indonesia lewat teknologi sistem penggerak e-Power. Nissan mengklaim teknologi ini sebagai solusi inovatif kendaraan bertenaga listrik karena konsumsi kendaraan ini adalah bahan bakar minyak,  namun energi yang dihasilkan bakal menggerakkan generator listrik kendaraan.

Budi Nur Mukmin, GM Marketing PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengatakan, kendaraan akan dibangun dengan sistem completely knock down (CKD) ataupun completely built up (CBU), tergantung skema regulasi pemerintah nantinya. Saat ini regulasi program low carbon emission vehicle (LCEV) masih digodok oleh pemerintah. Targetnya akhir tahun ini sudah bisa terbit.

“Tapi misalnya CBU bisa diberi keringanan pajak, ini akan lebih cepat prosesnya ketimbang CKD yang lebih panjang prosesnya karena lewat pembangunan pabrik terlebih dulu dan sebagainya,” ujarnya dalam acara Lokakarya Media ke-3 di Bali, Selasa (21/11).

Sementara itu, menunggu waktu dan regulasi terlaksana, Nissan gencar mensosialisasikan kendaraan Nissan Intelligent Power yang memiliki sejumlah fitur inovasi dalam power, pengalaman mengendara dan integrasi dengan lingkungan, sebagai jembatan untuk mobil listrik masa depan. “Beberapa fitur Nissan Intelligent Mobility yang sudah tersedia pada kendaraan Nissan di Indonesia seperti tampilan 360 derajat kendaraan yang memudahkan untuk parkir dan intelligent active trace control untuk membantu pengereman saat menikung,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×