kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

NTT Punya Pangkalan Pendaratan Ikan Anyar


Selasa, 02 Juni 2009 / 07:56 WIB


Sumber: KONTAN |

JAKARTA. Nusa Tenggara Timur memiliki Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) baru. Letaknya di Amagarapati, Larantuka, Flores Timur. Kalau tak ada halangan, hari ini, Ali Supardan, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) akan meresmikan PPI hasil hibah Pemerintah Jepang itu.

DKP menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk membangun PPI tersebut. Pemerintah Jepang memberi hibah ¥ 1,07 miliar atau sekitar Rp 114 miliar, untuk membangun PPI itu. Ini termasuk bantuan tenaga pendamping (Technical Assistance).

Pembangunan PPI Amagarapati ini dikerjakan kontraktor asal Jepang, yakni Wakachiku Construction Co.ltd. Adapun konsultan Consortium of System Science Consultants Inc. dan Nippon Koei Co.,ltd menjadi pengawas. "Seluruh pekerjaan telah diselesaikan 31 Maret kemarin," ujar Ali Supardan, di Jakarta, Senin (1/6).

Menurut Ali, fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan tersebut dilengkapi dengan peralatan, fasilitas bongkar muat dan penanganan ikan, serta peralatan perbengkelan dan pengamanan kebakaran. Tujuannya agar aktivitas pendaratan ikan mulus.

Hari ini, Pemerintah pusat akan menyerahkan pengelolaan PPI Amagarapati tersebut kepada Pemerintah Daerah Flores Timur.

Nah, sebagai persiapan pengelolaan fasilitas PPI tersebut, Pemerintah Pusat, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap DKP, telah melaksanakan pelatihan operasional bagi calon personil pengelola. Mereka juga mendapat pelatihan dari tenaga Technical Assistance yang disediakan oleh Pemerintah Jepang.

Farid Ma'ruf, Direktur Jenderal Pengolahan Peningkatan Produksi Departemen Kelautan dan Perikanan berharap, bantuan dari Jepang tersebut bisa meningkatkan lapangan pekerjaan di daerah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×