kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Nusantara Infrastructure akan terus tambah portofolio jalan tol


Selasa, 29 Oktober 2019 / 18:50 WIB
Nusantara Infrastructure akan terus tambah portofolio jalan tol
ILUSTRASI. Jalan tol JORR Jakarta Outer Ringroad W1 (JLB) W1 Kebon Jeruk-Penjaringan


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk masih berupaya menambah portofolio jalan tolnya. Salah satu proyek jalan tol yang baru yakni Bandung Intra Urban Toll Road.

Ramdani Basri, Direktur Utama Nusantara Infrastructure bilang saat ini ada beberapa lagi yang sedang dalam rencana perusahaan. Sayangnya, dirinya masih enggan memaparkannya.

Baca Juga: Prospek Bisnis Menara Telekomunikasi Semakin Berisi

Asal tahu saja, berdasarkan catatan Kontan.co.id tahun ini emiten dengan kode saham META di Bursa Efek Indonesia ini menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) Rp 3 trilun di luar kebutuhan investasi jalan tol.

Sedangkan, untuk proyek terbarunya pihaknya melalui anak usahanya, PT Margautama Nusantara (MUN) telah melakukan  initial agreement bersama PT Wijaya Karya Tbk dan PT Mahkota Permata Perdana (MPP) yang merupakan anak usaha PT Summarecon Agung Tbk.

Untuk proyek tersebut, Ramdani juga masih enggan buka-bukaan. "Kan baru konsorsium dan ini masih proses studi. Kalau sudah jelas baru nanti bisa dijelaskan lebih jauh," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/10).

Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) mengerek tarif tolnya di Makassar

Sedangkan, untuk proyek yang sedang berjalan pihaknya masih fokus untuk proyek jalan tol layang Pettarani di Makassar. Ia berharap pada Juli atau Agustus tahun depan proyek tersebut bakal rampung.

Selanjutnya, untuk rencana akuisisi jalan tol lain pihaknya akan lebih mengandalkan pengalaman. "Dana akuisisi tol bisa macam-macam karena pengalaman jadi bisa dengan mengundang partner atau melalui private equity," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×