kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Honda Prospect Motor Sambut Baik


Rabu, 26 Januari 2022 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. Honda Prospect Motor menilai, penurunan ATMR akan menjadi daya tarik kredit kendaraan listrik.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menurunkan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk kredit khusus kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. PT Honda Prospect Motor (HPM) menilai, penurunan ATMR ini akan menjadi daya tarik bagi bank untuk menyalurkan kredit untuk pembelian kendaraan listrik.

"Kami saat ini belum memiliki data mengenai konsumen mobil listrik, tapi biaya yang dikeluarkan untuk kepemilikan mobil tentu menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen," tutur Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM kepada Kontan.co.id, Rabu (26/1).

Sebagai informasi, OJK menurunkan ATMR untuk kredit khusus kendaraan bermotor listrik berbasis baterai menjadi 25%. ATMR merupakan komposisi pos-pos neraca yang telah dikalikan dengan persentase bobot risiko dari masing-masing pos.

Baca Juga: Honda Prospect Motor (HPM) Sebut Potensi Bisnis Mobil Segmen SUV Masih Positif

Saat ini, ATMR untuk kendaraan berada di kisaran 35%. Semakin tinggi ATMR, maka semakin tinggi pula risiko penempatan aset bank.

HPM menilai, selain skema pembiayaan yang menarik, kehadiran mobil listrik juga perlu mempertimbangkan infrastruktur dan regulasi. "Secara umum, Indonesia mempunyai potensi besar untuk pasar otomotif termasuk untuk mobil listrik, karena didukung populasi yang besar dan sumber daya alam yang mendukung.

Billy menambahkan, pihaknya selalu fokus untuk memasarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini.

HPM juga mengamati bahwa elektrifikasi sudah menjadi bagian dari visi Honda secara global. Oleh karena itu, HPM selalu mempelajari kondisi pasar, regulasi dan kebutuhan konsumen untuk memasarkan jenis produk elektrifikasi yang tepat di waktu yang tepat juga untuk Indonesia.

Baca Juga: Honda Lakukan Penyegaran pada Model New Honda Accord

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×