kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,50   -13,12   -1.53%
  • EMAS1.347.000 1,05%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Okupansi Hotel Indonesia Group (HIG) Melonjak pada Libur Panjang Waisak


Selasa, 28 Mei 2024 / 19:47 WIB
Okupansi Hotel Indonesia Group (HIG) Melonjak pada Libur Panjang Waisak
ILUSTRASI. PT Hotel Indonesia Group (HIG), anak perusahaan InJourney Hospitality, mencatatkan lonjakan tingkat hunian hotel . ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTAPT Hotel Indonesia Group (HIG), anak perusahaan InJourney Hospitality, mencatatkan lonjakan tingkat hunian hotel pada periode libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Waisak 2568 BE.

Di Yogyakarta, ribuan umat maupun wisatawan lokal dan asing turut hadir mengikuti prosesi sakral Perayaan Tri Suci Waisak 2568 Buddhist Era (BE) yang dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Berdasarkan data PHRI, terjadi lonjakan okupansi hotel selama long weekend Hari Raya Waisak untuk periode 23 Mei-29 Mei 2024 di Kota Yogyakarta dan Sleman sebesar 90%, di kabupaten lainnya mencapai 85%.

Baca Juga: Tingkat Hunian Hotel Jaringan HIG Naik 15% Selama Libur Lebaran

Sejalan dengan hal tersebut kenaikan tingkat hunian juga dialami hotel jaringan HIG di region Yogyakarta meliputi The Manohara Hotel Yogyakarta, Khas Tugu Hotel, Khas Malioboro Hotel dan Lafayette Butik Hotel yang mengalami peningkatan okupansi.

“Tingkat hunian yang meningkat di hotel-hotel Yogyakarta menjadi bukti bahwa perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur sangat penting bagi sektor pariwisata di sekitarnya. Selain itu, peningkatan okupansi ini juga dirasakan hotel jaringan HIG di region lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Direktur Operasi & Portofolio Bisnis InJourney Hospitality M. Ariadevi Hermaini, Selasa (28/5). 

Selain itu, lanjut dia, di periode long weekend ini, hotel jaringan HIG di region lainnya juga mengalami kenaikan okupansi signifikan, di mana region Bali tingkat hunian mencapai 94%.

Peningkatan juga terjadi di region Sumatera dimana leading dengan highest occupancy yaitu Hotel Khas Parapat sebesar 85%. 

Hal serupa juga terjadi di Hotel region Nusa Tenggara, Kalimantan dan region Sulawesi di mana terjadi peningkatan tingkat hunian yang signifikan.

Baca Juga: Hotel Mewah di Karawang Hadir, Penasaran?

Peningkatan okupansi hotel ini memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha sekitar, lonjakan jumlah wisatawan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, seperti kuliner, toko suvenir, layanan transportasi, dan lainnya.

Direktur Utama HIG Rizal R. Kasim  menyampaikan, peningkatan tingkat hunian Hotel jaringan HIG tidak lepas dari beragam promo menarik yang ditawarkan, pelayanan yang baik serta fasilitas yang tersedia di masing-masing unit hotel sehingga mampu menarik wisatawan untuk menikmati momen libur Hari Raya Waisak di hotel jaringan HIG.

“Hal ini menunjukkan meningkatnya preferensi terhadap hotel jaringan HIG di kalangan wisatawan baik domestik maupun internasional yang mencari pengalaman menginap bermakna,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×