kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Okupansi Hotel Intiwhiz turun 5%


Selasa, 03 September 2019 / 19:05 WIB
Okupansi Hotel Intiwhiz turun 5%
ILUSTRASI. Kamar hotel_Intiland


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Intiwhiz International atau anak perusahaan PT Intiland Development Tbk (DILD) yang bergerak di bisnis hotel memasuki semester II 2019 mengalami penurunan okupansi.

CEO Intiwhiz International Moedjianto mengatakan, penurunan okupansi Intiwhiz mencapai 5% dibandingkan semester I 2019. “Pariwisata turun untuk bisnis juga turun, kelihatannya karena tiket pesawat mahal,” katanya kepada Kontan.co.id pada Selasa (3/9).

Baca Juga: Intiwhiz nilai pemindahan ibu kota tak berdampak pada bisnis hotelnya

Harapannya, di akhir tahun bisnis hotel bisa kembali membaik seiring memasuki musim libur natal dan tahun baru. Adapun penurunan okupansi ini sudah terjadi sejak memasuki awal tahun 2019 kemarin.

Menurut Moedjianto, wilayah beroperasi yang paling mengalami penurunan di antaranya di Bali, Balikpapan, dan Makassar. Adapun Intiwhiz beroperasi di Jakarta, Bali, Balikpapan, Bogor, Bromo, Cilacap, Lampung, Malang, Manado, Makassar, Mojokerto, Padang, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×