kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.298   -75,61   -1,19%
  • KOMPAS100 824   -12,00   -1,44%
  • LQ45 627   -6,78   -1,07%
  • ISSI 218   -2,59   -1,18%
  • IDX30 351   -3,66   -1,03%
  • IDXHIDIV20 427   -2,58   -0,60%
  • IDX80 94   -1,30   -1,36%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -0,74   -0,66%

Pakai bahasa Indonesia, pengguna Jobstreet naik


Senin, 03 Juni 2013 / 12:33 WIB
ILUSTRASI. Teh jahe bisa membantu mengatasi pilek.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati

JAKARTA. Situs pencari kerja JobStreet.com hadir dengan wajah baru bagi penggunanya. Media penyalur kerja yang berpusat di Malaysia ini menawarkan layanan dalam bahasa Indonesia untuk memperluas jangkauan setelah enam tahun berada di Indonesia.

"Kita melakukan survey. Dari 6.035 responden JobStreet sebanyak 47,2% pencari kerja pernah mengalami kesulitan dalam menggunakan fitur bahasa Inggris," kata Faridah Lim, Country Manager PT Jobstreet Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/6).

Oleh sebab itu, JobStreet di Indonesia kini hadir dalam dua varian bahasa, yakni bahasa Inggris dan Indonesia. Hal ini akan memudahkan masyarakat Indonesia untuk mengakses pekerjaan melalui JobStreet. Varian Bahasa Indonesia ini sendiri sudah hadir sejak awal Desember tahun 2012 lalu.

Semenjak hadirnya versi Bahasa Indonesia, terjadi peningkatan jumlah jobseeker (pencari kerja) di JobStreet.com.

"Dari sekitar 2.800 job seeker seharinya, sekarang naik jadi 3.500 per hari," tandas Faridah.

Adapun total jumlah member JobStreet di Indonesia hingga pertengahan Mei 2013 adalah sekitar 1,815 juta. Dari semua kategori pekerjaan, customer service dan marketing communication menjadi yang paling banyak dicari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×