kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

PalmCo Klaim, Fasilitas Baru di Surabaya Pangkas Biaya Logistik Minyak Goreng 40%


Minggu, 07 Juni 2026 / 22:33 WIB
PalmCo Klaim, Fasilitas Baru di Surabaya Pangkas Biaya Logistik Minyak Goreng 40%
ILUSTRASI. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo di Sumatera Utara (DOK/(PTPN) IV PalmCo)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasokan minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.

Ini setelah PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo dan PTPN III (Persero), mengoperasikan fasilitas pengemasan minyak goreng di kawasan Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6).

Kehadiran fasilitas tersebut memperpendek rantai distribusi minyak goreng menuju Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang selama ini dilayani dari pabrik pengolahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

elalui skema baru ini, minyak goreng dikirim dalam bentuk curah ke Surabaya untuk kemudian dikemas dan didistribusikan ke wilayah tujuan.

Baca Juga: Bursa Mineral 2027 Dinilai Ambisius, CORE: Fondasi Pasarnya Belum Siap

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa mengatakan, langkah tersebut bagian dari strategi perusahaan mendekatkan titik distribusi ke pasar utama di Indonesia bagian tengah dan timur.

Surabaya dipilih karena memiliki konektivitas pelabuhan yang kuat ke berbagai wilayah Indonesia Timur sehingga dapat mempercepat distribusi sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok.

“Dengan pengemasan dilakukan di Surabaya, distribusi menjadi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan hingga 40%,” ujarnya.

Bagi PalmCo, fasilitas baru tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis yang tidak hanya berfokus pada produksi crude palm oil (CPO), tetapi juga memperbesar porsi bisnis hilir bernilai tambah.

“Kami terus memperkuat hilirisasi dan distribusi agar produk bisa menjangkau masyarakat secara lebih efektif,” kata Jatmiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×