kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PANI Ikut Serta dalam Proyek Pembangunan IKN, Nilai Investasinya Rp 50 Miliar


Jumat, 29 Desember 2023 / 12:51 WIB
PANI Ikut Serta dalam Proyek Pembangunan IKN, Nilai Investasinya Rp 50 Miliar


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengaku ikut serta dalam proyek pembangunan IKN.

Melansir keterbukaan informasi, Jumat (29/12), PANI melakukan investasi dalam bentuk penyertaan saham minoritas melalui perusahaan asosiasi yaitu PT Kusuma Putra Alam (KPA).

Manajemen PANI mengatakan, PT KPA adalah perseroan terbatas di bidang real estate, perhotelan dan pariwisata yang berkedudukan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan.

“Pada saat informasi ini dikeluarkan, PANI tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT KPA, sebagaimana yang diatur oleh POJK Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan Kepentingan,” tulisnya dalam keterbukaan informasi.

Investasi yang dilakukan oleh PANI pada PT KPA sebesar Rp 50 miliar. Sehingga, porsi kepemilikan PANI di KPA sebesar 11,12% dari total modal disetor PT KPA. Investasi tersebut diakui PANI tidak membawa dampak material terhadap PANI.

Baca Juga: Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Targetkan Marketing Sales Rp 5,5 Triliun pada 2024

“Dengan dilakukannya investasi ini, PANI melihat peluang investasi yang dapat menambah valuasi PANI di waktu mendatang dan IKN merupakan salah satu destinasi baru untuk investasi di bidang properti,” ungkapnya.

Tujuan dilakukannya investasi tersebut adalah untuk ekspansi bisnis yang ujungnya memberikan nilai lebih kepada stakeholder PANI, khususnya pemegang saham di masa mendatang.

“Sebagai prioritas utama, saat ini KPA sedang membangun Hotel Nusantara tahap pertama dengan total 100 kamar yang ditargetkan beroperasi 7 bulan mendatang,” katanya.

Manajemen PANI memaparkan, pembangunan IKN bertujuan untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju, sesuai dengan visi Indonesia 2045.

Pembangunan IKN ini dilakukan dengan identitas nasional yang diharapkan akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, serta mempercepat Transformasi Ekonomi Indonesia.

Pada periode tahun 2022 – 2024, dilakukan pemindahan tahap awal ke Kawasan IKN (K-IKN), yaitu dengan membangun infrastruktur utama, seperti Istana Kepresidenan, Gedung MPR/DPR RI dan perumahan.

 

“Selama periode ini juga meliputi pemindahan aparatur sipil negara (ASN) tahap awal, serta pembangunan dan pengoperasian infrastruktur dasar untuk 500 ribu penduduk tahap awal. HUT Ke-79 RI juga direncanakan akan diselenggarakan di K-IKN pada 17 Agustus 2024,” tuturnya.

Sedangkan, pada periode tahun 2025 - 2035, pembangunan IKN akan dilakukan dengan mengembangkan fase kota berikutnya, seperti mengembangkan pusat inovasi dan ekonomi, serta menyelesaikan pemindahan pusat pemerintahan IKN.

“Lalu, mengembangkan sektor-sektor ekonomi prioritas, menerapkan sistem insentif untuk sektor-sektor ekonomi prioritas, serta mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals,” papar Manajemen PANI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×