kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pantau Kebun Sawit, PTPN IV PalmCo Jajaki Teknologi Satelit, IoT & Kecerdasan Buatan


Jumat, 08 Mei 2026 / 11:10 WIB
 Pantau Kebun Sawit, PTPN IV PalmCo Jajaki Teknologi Satelit, IoT & Kecerdasan Buatan
ILUSTRASI. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo di Sumatera Utara (DOK /(PTPN) IV PalmCo)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transformasi digital di sektor perkebunan sawit kian memasuki fase baru. Nah, untuk meningkatkan akurasi pemantauan tanaman dan efisiensi operasional, sub holding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo mulai menjajaki pemanfaatan teknologi satelit bersama mitra teknologi asal Jepang. 

Saat ini, kolaborasi memasuki tahap uji coba lapangan atau proof of concept (POC) di Kebun Sei Galuh, Kabupaten Kampar, Riau. Dalam uji coba ini, tim gabungan melakukan proses ground truthing atau validasi kondisi tanaman secara langsung di lapangan.

Data tersebut kemudian disandingkan dengan citra satelit guna meningkatkan ketepatan analisis kesehatan tanaman.
Pemantauan udara memanfaatkan satelit observasi bumi Alos-4 (Daichi-4) yang dikembangkan oleh mitra teknologi Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries.

Satelit ini mampu mencakup wilayah luas dengan resolusi spasial sekitar 25 meter. Berbasis teknologi radar synthetic aperture radar (SAR), Alos-4 menggunakan gelombang mikro, Sehingga tetap dapat menghasilkan data meski dalam kondisi tertutup awan.

“Data satelit memungkinkan kami mengidentifikasi anomali dalam skala besar sekaligus memahami kondisi aktual secara lebih spesifik,” ujar perwakilan IJBNet Jepang, Kousuke Matsushima, dalam keterangannya, Kamis (7/5).

Baca Juga: AI Answer Economy Ubah Peta Persaingan Bisnis Digital

Validasi langsung di lapangan menjadi kunci untuk meningkatkan akurasi sistem. Dengan pendekatan tersebut, rekomendasi dapat lebih tepat sasaran, termasuk dalam mendeteksi potensi serangan penyakit tanaman.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa mengatakan, penjajakan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat pengelolaan berbasis teknologi, termasuk AI dan internet of things (IoT). "Digitalisasi menjadi kunci untuk mendorong pengelolaan yang lebih modern dan efisien,” kata Jatmiko.

Sejauh ini, PalmCo telah mengembangkan sejumlah inisiatif digital, termasuk aplikasi internal PalmCo Library yang membantu karyawan mengidentifikasi persoalan operasional dan menemukan solusi secara cepat.

Menurut Jatmiko, pemanfaatan teknologi satelit tidak hanya untuk meningkatkan akurasi pemantauan. Juga menekan potensi kerugian akibat keterlambatan penanganan penyakit tanaman yang kerap berujung pada replanting dengan biaya besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×