kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasar Global Mulai Lirik Sayuran Indonesia


Kamis, 17 Juni 2010 / 15:18 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |


JAKARTA. Kementerian Perdagangan mengindikasikan adanya kenaikan permintaan sayuran dari luar negeri; diantaranya Singapura, Jepang, dan China. Kenaikan tersebut dipicu oleh perekonomian global yang membaik.

“Ada pemulihan krisis yang membuat kebutuhan akan makanan juga sayuran mengalami kenaikan,” kata Bachrul Chairi, Staf Ahli Menteri Perdagangan di Jakarta, Kamis (17/6).

Bachrul bilang, selain membaiknya perekonomian global, kinerja ekspor yang positif ini juga disebabkan oleh adanya pengalihan pasar dari negara lain ke Indonesia.

Lihat saja Thailand yang selama ini menjadi penguasa pasar sayuran di pasar internasional, belakangan mulai terganggu oleh tidak stabilnya politik dan keamanan. Dus, sejumlah negara memilih untuk mengalihkan pasarnya ke Indonesia.

“Kondisi Thailand membuat banyak pembeli mengalihkan pembelian ke Indonesia,” jelas Bachrul yang dulu pernah menjabat sebagai Kepala Badan Promosi Ekspor Nasional (BPEN) itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×