kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   0,00   0,00%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasar otomotif masih terbuka luas


Kamis, 18 September 2014 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Rekomendasi saham Medco Energi Internasional (MEDC)


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah memastikan industri mobil di Indonesia masih bisa berkembang. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi beralasan jumlah orang Indonesia yang memiliki mobil masih sedikit.

Lutfi membandingkan dengan negara-negara maju. Di Negeri Paman Sam itu, menurutnya, dari setiap 1.000 orang terdapat 1.000 unit mobil. Di Jepang, setiap 1.000 orang terdapat 582 unit mobil sementara di Thailand ada 179 unit mobil.

"Di Indonesia 1.000 orang terdapat 37 mobil," kata Lutfi saat membuka acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014, Kamis (18/9).

Hal ini juga diamini oleh para pelaku industri otomotif. Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR yakin penjualan mobil masih bisa meningkat.

Tahun ini, Gaikindo menargetkan penjualan sebanyak 1,2 juta hingga 1,25 juta unit. "Hal ini ditopang dari meningkatnya pertumbuhan demografis, kelas menengah dan pertumbuhan ekonomi rata-rata diatas 6% per tahun," ujar Sudirman.

Perhelatan IIMS 2014 kali ini tercatat ada 29 merek mobil penumpang dan tujuh mobil niaga yang ambil bagian. Selain itu ada juga industri pendukung lain, seperti komponen dan aksesoris dengan total perusahaan mencapai 286 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×