kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Pasar SUV PHEV Kian Menarik, Produsen Perluas Portofolio Mobil Listrik


Minggu, 02 Agustus 2026 / 15:22 WIB
Pasar SUV PHEV Kian Menarik, Produsen Perluas Portofolio Mobil Listrik
ILUSTRASI. PT JETOUR Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T2 i-DM di Ajang GIIAS 2026 (DOK/PT JETOUR Sales Indonesia)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin memanas. Seiring meningkatnya minat konsumen terhadap teknologi hibrid dan kendaraan listrik. sejumlah produsen otomotif terus memperluas jajaran kendaraan ramah lingkungan. Khususnya di segmen sport utility vehicle (SUV). 

Melihat peluang tersebut, PT Jetour Sales Indonesia memperkuat strategi elektrifikasi dengan meluncurkan Jetour T2 i-DM. Kehadiran model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini menjadi bagian dari upaya memperluas portofolio sekaligus menggarap pasar SUV elektrifikasi di Indonesia.

Direktur Marketing PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, teknologi plug-in hybrid untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam. Mulai penggunaan harian di perkotaan hingga perjalanan jarak jauh.

Menurutnya, teknologi intelligent dual mode (i-DM)  untuk menghadirkan keseimbangan antara efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas berkendara.

"Teknologi plug-in hybrid bukan hanya menggabungkan dua sumber tenaga, melainkan bagaimana seluruh sistem tersebut bekerja secara harmonis untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (2/8).

Baca Juga: Harga Bensin Non Subsidi Pertamina, BP dan Vivo Kompak Turun, Diesel Swasta Naik

Melalui teknologi tersebut, kendaraan dapat menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas sehari-hari. Sementara mesin bensin akan bekerja secara otomatis saat dibutuhka. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya.

Direktur Sales PT Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja mengatakan, pengalaman kepemilikan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap merek.

"

Jetour memasarkan T2 i-DM dengan harga Rp 688 juta. Selama GIIAS 2026, perusahaan juga masih mempertahankan harga perkenalan Jetour T1 sebesar Rp 388 juta dan Jetour T1 i-DM Rp 538 juta (OTR Jakarta).

Sejak diluncurkan pada Juni 2026, pemesanan Jetour T1 telah melampaui 1.000 unit. Sekitar 60% di antaranya berasal dari varian plug-in hybrid T1 i-DM.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×