kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pebisnis siap jual gula rafinasi ke konsumen


Senin, 26 September 2016 / 20:09 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Keputusan pemerintah melegalkan penjualan gula rafinasi ke pasar mendapat tanggapan positif dari pengusaha. Pelaku industri gula rafinasi menyatakan siap menjalan instruksi pemerintah karena masih memiliki kelebihan stok.

Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (Agri), Benny Wachyudi mengatakan pihaknya siap memenuhi kebutuhan gula di pasar bila aturan resmi telah diterbitkan pemerintah. Ia bilang, kapasitas yang dimiliki industri saat ini, sangat memungkinkan untuk mendistribusikan gula ke pasar.

"Kalau kebijakan itu sudah dituangkan dalam peraturan, kami siap saja," ujar Benny kepada KONTAN, Senin (26/9).

Ia mengatakan industri juga tidak keberatan bila harus menjual gula di pasar dengan harga eceran rata-rata Rp 12.500 per kilogram (kg). Nantinya untuk daerah yang jauh seperti di Indonesia bagian Timur, industri tentu saja harus merogoh kocek lebih besar untuk biaya transportasi.

Maka salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan adanya subsidi silang, sehingga memungkinkan pihaknya menjual gula di luar Pulau Jawa dengan harga Rp 12.500 per kg.

Selain itu, Benny menilai bila penjualan dalam skala besar, maka margin keuntungan meskipun kecil akan sangat membantu dalam mendapatkan keuntungan. Untuk itu ia mendesak agar pemerintah segera menerbitkan aturan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×