kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Pekerja Medco E&P diculik pria bersenjata di Aceh


Rabu, 12 Juni 2013 / 12:18 WIB
Pekerja Medco E&P diculik pria bersenjata di Aceh
ILUSTRASI. 4 Cara Menghilangkan Bruntusan di Jidat dengan Bahan Alami


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA.Seorang karyawan subkontraktor PT Medco E&P berkewarganegaraan Inggris yang bertugas di wilayah operasi migas milik Medco di Blok A, Kecamatan Peurelak, Kabupaten Aceh Timur, dikabarkan diambil paksa dari mobilnya oleh sekelompok orang, Selasa kemarin (11/6) Juni sekitar pukul 11.00 WIB.

Pekerja asing bernama lengkap Malcomi Primerose (61) dilaporkan diculik oleh sejumlah pria bersenjata, tak jauh dari lokasi tempatnya bekerja. Peristiwa itu sudah dilaporkan Medco ke aparat keamanan setempat, pemerintah daerah, SKK MIGAS dan Kedutaan Besar Inggris.

Imron Gazali, Head of Corporate Secretary PT Medco Energi Internasional Tbk, mengatakan, semua pihak berupaya keras sejak kemarin untuk mencari keberadaan Malcomi. “Kami dengan dukungan aparat, baik pusat maupun daerah terus melakukan upaya-upaya agar pekerja tersebut bisa kembali dengan selamat,” kata Imron kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/6).

Imron menambahkan, perusahaan menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada pihak keluarga pekerja dan akan terus melakukan upaya semaksimal. Dia berharap, pekerja asing itu bisa kembali secepatnya kepada pihak keluarga. "Kami juga berharap, keadaan bisa kembali normal agar iklim investasi dapat terus berlangsung," tutup Imron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×