kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pelemahan rupiah kerek harga kosmetik 7%


Kamis, 26 Februari 2015 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. 10 Makanan untuk Penderita Diabetes Agar Gula Darah Terkontrol .


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi momok bagi pelaku industri termasuk industri kosmetik. Sebab, pelemahan rupiah bisa menambah beban produksi. 

Putri K. Wardani, Ketua Umum Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika, menyatakan, saat beban produksi naik, pelaku industri akan mengerek harga jual produknya. "Kenaikan harga kemungkinan hanya single digit," kata Putri kepada KONTAN, Rabu (25/2).

Tahun lalu, pelemahan rupiah membuat harga kosmetik naik rata-rata 5%-7%. Bahkan, ada perusahaan kosmetik tertentu yang menaikkan harga jual kosmetik sampai dengan 15%.

Sebagai catatan saja, kenaikan harga disebabkan oleh pemakaian bahan baku impor. "Selain memakai bahan baku kosmetik impor, bahan baku kemasan juga impor, sehingga biaya produksi naik," kata Putri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×