kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.917   -71,00   -0,39%
  • IDX 6.186   64,01   1,05%
  • KOMPAS100 803   9,41   1,19%
  • LQ45 614   5,85   0,96%
  • ISSI 215   3,05   1,44%
  • IDX30 340   3,03   0,90%
  • IDXHIDIV20 433   6,02   1,41%
  • IDX80 92   1,10   1,21%
  • IDXV30 117   1,90   1,65%
  • IDXQ30 111   1,37   1,25%

Pelindo II agresif garap proyek di 2017


Selasa, 13 Desember 2016 / 19:09 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pelabuhan Indonesia atau Pelindo II siap menggarap sejumlah proyek infrastruktur pelabuhan yang akan dibangun mulai 2017 hingga 2019. Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya merinci, proyek tersebut antara lain pelabuhan internasional di Kijing, Kalimantan Barat dan di Sorong, Papua. Kedua pelabuhan itu akan dilengkapi dengan kawasan industri dengan target luas sekitar 200.000 hektare (ha).

Nantinya, Pelindo II akan menggandeng mitra untuk pengembang kawasan industri. Sedangkan Pelindo II akan menjadi pengelola kawasan tersebut. Namun, hingga kini Pelindo II belum menentukan mitra kerja untuk kawasan industri tersebut.

"Kami akan membangun beberapa pelabuhan baru, namun kami fokuskan di Kijing dan Sorong," ujar Evlyn, Selasa (13/12).

Selain itu, Pelindo II juga akan melanjutkan pengembangan pelabuhan seperti terminal Kalibaru/New Priok untuk kontainer terminal I dan kontainer terminal III. Sebelumnya kontainer terminal I telah melaksanakan trial operation di Januari dan Mei 2016 dan mulai beroperasi secara komersial penuh pada tahun ini.

"Terminal I dan II kami bangun untuk produk-produk liquid seperti gas maupun minyak," ujar Elvyn.

Perusahaan juga akan membangun lnland Waterways atau kanal dari Tanjung Priok ke Bekasi. Upaya ini dilakukan agar distribusi barang dari pelabuhan ke pabrik menjadi lebih cepat. Dengan demikian akan menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×