kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pelindo II siapkan langkah hindari calo dwell time


Minggu, 09 Oktober 2016 / 13:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

BANDUNG. PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) tengah menyiapkan langkah untuk menghindari praktik percaloan saat pelaksanaan bongkar muat kapal atau dwell time di pelabuhan. Salah satunya, dengan menyiapkan sistem Cash Management Servis (CMS).

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya mengatakan, dengan CMS, nantinya pemilik kapal tidak lagi membayar jasa pelayanan pelabuhan secara tunai, tetapi membayarnya dengan menggunakan sistem secara online. Dalam menjalankan sistem tersebut Pelindo II akan menggandeng perbankan nasional.

"Tidak ada pembayaran tunai lagi, Jadi semuanya pakai sistem," ujar Elvyn di Bandung, Jumat (7/10).

Elvyn mengatakan, Pelindo II akan menerapakan Inaportnet untuk pelayanan kapal dalam hal administrasi. Jadi, nantinya pengurusan administrasi pelayanan kapal akan dilakukan secara online.

Sistem tersebut, kata dia, juga akandiintegrasikan dengan Indonesia National Single Window (INSW).

"Dengan adanya INSW, pengguna jasa dapat melakukan tracking dengan mudah dari sisi dokumen perizinan serta pergerakan dan status petikemas impor atau ekspor," ujarnya.

Elvyn berharap, dengan langkah tersebut segala percaloan yang menghambat pelaksanaan dwell time dapat dihindari. 

"Mudah-mudahan dengan langkah tersebut kami bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," ucapnya. 

Sebelumnya, penyidik Polda Sumatera Utara membekuk dua orang di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dua orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana pemerasan.

Aktivitas mereka menyebabkan waktu bongkar muat barang atau dwell time di pelabuhan sangat lama. (Achmad Fauzi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×