kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Pemakaian listrik Jawa-Bali cetak rekor baru


Selasa, 17 April 2012 / 15:13 WIB
ILUSTRASI. pabrik Produk kursi perabotan rumah dan kantor PT Chitose Internasional Tbk PT Chitose International Tbk CINT


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Konsumsi listrik di wilayah Jawa dan Bali mencapai rekor tertinggi pada hari Senin, 16 April 2012 lalu. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mencatat, pada Senin beban puncak pemakaian listrik tertinggi mencapai 19.903 Mega Watt (MW).

Menurut pantauan Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali (P3B JB) PLN, rekor beban puncak terjadi pada pukul 18.30 WIB. Sebelumnya beban puncak tertinggi di Jawa Bali terjadi pada bulan November 2011 sebesar 19.739 MW.

"Menurut perkiraan sementara, lonjakan pemakaian listrik terjadi karena faktor cuaca akhir-akhir ini yang sangat panas. Hal ini memicu orang menyalakan alat pendingin lainnya yang mengkonsumsi listrik cukup besar," ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), Bambang Dwiyanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/4).

Bambang menghimbau agar masyarakat mengurangi pemakaian listrik yang tidak perlu untuk mengerem lonjakan drastis pemakaian listrik.

Sementara itu, Direktur Operasi Jawa Bali PLN, I.G.A Ngurah Adnyana menjelaskan, meski ada lonjakan pemakaian listrik, PLN menjamin tidak akan ada pemadaman listrik. Pasalnya, total pasokan listrik di Jawa Bali mencapai 27.000 MW. "Cadangan masih cukup," ujar Adnyana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×