kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.255   33,00   0,19%
  • IDX 7.050   -56,22   -0,79%
  • KOMPAS100 954   -7,01   -0,73%
  • LQ45 682   -4,41   -0,64%
  • ISSI 255   -2,17   -0,84%
  • IDX30 378   -1,38   -0,36%
  • IDXHIDIV20 463   -2,11   -0,45%
  • IDX80 107   -0,71   -0,66%
  • IDXV30 135   -0,85   -0,63%
  • IDXQ30 121   -0,63   -0,52%

Pemerintah akhirnya naikkan HPP gabah dan beras, ini rinciannya


Selasa, 31 Maret 2020 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Petani menjemur gabah saat panen di Bogor, Jawa Barat, Senin (8/4/2019). Harga gabah kering panen di daerah tersebut anjlok dari harga Rp4.500 per kg menjadi Rp3.500 per kg, karena melimpahnya pasokan karena panen raya padi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wija


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah resmi naikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras. Hal ini terlihat dari Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2020 mengenai penetapan harga pembelian pemerintah untuk gabah atau beras.

Dokumen yang diterima Kontan.co.id pada Selasa (31/3) dan diteken oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto pada 16 Maret 2020 tersebut berisi diantaranya.

Baca Juga: Hingga akhir Maret, Bulog serap hampir 90.000 ton beras

Harga pembelian gabah kering panen di petani dalam negeri dengan kualitas kadar air paling tinggi 25% dan kadar hampa atau kotoran paling tinggi 10% sebesar Rp 4.200 per kilogram (kg). Sedangkan gabah kering dengan kualitas sama di penggilingan seharga Rp 4.250 per kilogram.

Adapun, harga pembelian gabah kering giling dalam negeri di penggilingan dengan kualitas kadar air paling tinggi 14% dan kadar hampa atau kotoran paling tinggi 3% sebesar Rp 5.250 per kilogram.

Baca Juga: Hingga pertengahan Maret, Bulog serap 65.000 ton beras komersial




TERBARU

[X]
×