kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Pemerintah Bakal Beri Subsidi Penjualan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat Otomotif


Rabu, 30 November 2022 / 16:23 WIB
Pemerintah Bakal Beri Subsidi Penjualan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat Otomotif
Andre dan Surya (The Prediksi) diajak menjajal motor listrik oleh CEO Electrum,  Pandu Sjahrir di Nusa Dua, Bali. Kamis (17/11/2022).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah berencana mensubsidi penjualan mobil dan sepeda motor listrik mulai tahun depan agar harganya bisa jadi lebih terjangkau. 

Sebagai contoh, pemerintah sedang menyelesaikan skema untuk mensubsidi sekitar Rp 6,5 juta per pembelian sepeda motor listrik. Pemerintah juga sedang menggodok skema subsidi untuk mobil listrik.

Pengamat otomotif Bebin Djuana mengatakan, kebijakan subsidi penjualan kendaraan listrik ini tentunya bakal berdampak positif terhadap pertumbuhan demand dari masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Masih Menggodok Skema Subsidi Mobil Listrik dan Motor Listrik

Namun demikian, pemberian subsidi tersebut mesti diimbangi oleh kesiapan para produsen untuk mengamankan suplai kendaraan. 

"Tentu dampaknya positif, namun apakah suplai sudah mumpuni? Hal yang sama juga pernah dilakukan negara-negara lain dengan tujuan yang sama," ujar Bebin, kepada Kontan.co.id, Rabu (30/11). 

Maka dari itu, Bebin pun menyarankan para produsen kendaraan listrik untuk mempersiapkan prasarana. Dengan begitu, mereka bisa mengimbangi pertumbuhan permintaan ke depan, setelah subsidi itu diberlakukan. 

Baca Juga: Penjualan Mobil Mengerek Bisnis Komponen Otomotif, Begini Prospeknya Tahun Depan

"Tentu persiapan prasarana juga perlu diperhatikan untuk mengimbangi pertumbuhan mobil listrik," imbuhnya.

Untuk diketahui, Indonesia memiliki target setidaknya 1,2 juta adopsi sepeda listrik dan 35.000 adopsi mobil listrik pada tahun 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×