Reporter: Hervin Jumar | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali menggulirkan stimulus sektor transportasi pada periode libur sekolah 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong mobilitas serta perputaran aktivitas ekonomi nasional, terutama di sektor transportasi dan pariwisata.
Salah satu stimulus utama yang diberikan adalah diskon tarif penyeberangan di tujuh lintasan strategis nasional, yang diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan biaya lebih terjangkau selama musim liburan.
Diskon Penyeberangan Libur Sekolah 2026
Pemerintah menetapkan kebijakan pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA. Program ini berlaku untuk jadwal keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan kemudahan mobilitas masyarakat.
"Kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk bepergian dengan biaya yang lebih terjangkau. Kami berharap insentif ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor transportasi, pariwisata, serta perekonomian nasional," ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Dukungan ASDP dan Dampak ke Tarif
Program stimulus ini turut mendapat dukungan dari operator penyeberangan nasional, yakni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Perusahaan pelat merah tersebut menyatakan bahwa kebijakan pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ini setara dengan pengurangan rata-rata sekitar 21,9% dari total tarif tiket penyeberangan yang dibayarkan pengguna jasa.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menilai kebijakan ini akan berdampak langsung pada peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama masa liburan.
"ASDP menyambut baik dan mendukung penuh program stimulus pemerintah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pergerakan ekonomi nasional. Kami berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan terjangkau selama periode libur sekolah," ujar Heru.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Kementerian ESDM, PLN dan DEN Soal Pemadaman Listrik Bergilir
14 Pelabuhan dan 7 Lintasan Strategis Nasional
Program diskon ini diberlakukan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional, yaitu:
-
Merak–Bakauheni
-
Ketapang–Gilimanuk
-
Lembar–Padangbai
-
Kayangan–Poto Tano
-
Tanjung Uban–Telaga Punggur
-
Ajibata–Ambarita
-
Sape–Labuan Bajo
Khusus lintasan Merak–Bakauheni, stimulus tarif berlaku untuk layanan reguler ekonomi maupun Express, mengingat jalur ini merupakan salah satu penyeberangan tersibuk di Indonesia yang diperkirakan mengalami lonjakan trafik selama libur sekolah.
Pemesanan Tiket Wajib Online Lewat Ferizy
ASDP menegaskan bahwa seluruh pembelian tiket untuk program diskon ini dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi Ferizy atau situs resmi trip.ferizy.com. Pemesanan telah dibuka sejak 6 Juni 2026.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, juga mengimbau masyarakat untuk melakukan reservasi lebih awal agar perjalanan lebih tertata dan tidak terjadi penumpukan pada periode puncak liburan.
"Perencanaan perjalanan yang lebih awal akan membantu pengguna jasa memperoleh jadwal sesuai kebutuhan sekaligus menghindari kepadatan pada periode puncak libur sekolah. Kami juga mengingatkan agar pengguna jasa telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan agar proses perjalanan berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman," kata Windy.
Baca Juga: BI Rate Naik, Pelaku Usaha Perhotelan Tahan Ekspansi dan Renovasi Aset
Dorongan untuk Ekonomi dan Mobilitas Nasional
Kebijakan diskon penyeberangan ini tidak hanya bertujuan meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian nasional.
Peningkatan mobilitas selama libur sekolah biasanya berdampak pada:
-
Kenaikan okupansi sektor pariwisata daerah
-
Peningkatan konsumsi rumah tangga
-
Aktivitas logistik dan perdagangan antarwilayah
-
Pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan pelabuhan dan destinasi wisata
Dengan adanya stimulus ini, pemerintah berharap pergerakan masyarakat selama libur sekolah 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan terjangkau, sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi nasional berbasis mobilitas domestik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













