kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah diminta serius kembangkan energi baru


Rabu, 31 Agustus 2016 / 10:11 WIB
Pemerintah diminta serius kembangkan energi baru


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) terutama panas bumi di Indonesia hingga saat ini masih minim. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Fadel Muhammad mengatakan, Indonesia memiliki potensi pas bumi terbesar di dunia, tetapi produksi panas bumi Indonesia terkecil di dunia.

"Produkai panas bumi hanya 5% dari potensi yang ada, maka saya sangat prihatin. Kita malu kenapa negara kita yang punya panas bumi begini tertinggal?" kata Fadel pada Selasa (30/8) malam.

Untuk itu Fadel meminta kepada pemerintah agar memberikan perhatian serius terhadap pengembangan energi baru terbarukan khususnya panas bumi. Di sisi lain Fadel menyebut DPR secara spesifik akan memberikan perhatian lebih kepada pengembangan energi baru terbarukan dalam undang-undang baik UU migas dan Minerba.

"Kami akan secara spesifik memberikan perhatian kepada energi energi baru yang terbarukan ini. Saya berpendapat bahwa energi baru dan terbarukan ini sebuah keharusan. Harus kita dorong mereka, pelaksanaannya,"ucap Fadel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×