kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.589   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah dukung Grup Lion bangun Bandara Lebak


Sabtu, 04 Juli 2015 / 17:17 WIB


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Niat Grup Lion untuk membangun bandar udara sendiri di kawasan Lebak Banten, mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Pemerintah sudah merespon proposal pembangunan bandara yang diajukan oleh Grup Lion di Lebak Banten.

Dalam tanggapan pemerintah, sudah memberikan kepastian berapa besar wilayah udara yang akan didapatkan oleh bandara tersebut, jika memilih beberapa lokasi yang telah mereka ajukan.

"Kami sudah spesifik merespon proposal mereka, jika memilih wilayah A, akan mendapatkan wilayah udara sekian, dan jika di Lokasi B wilayah udaranya sekian," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Jumat (3/7) saat menjawab pertanyaan KONTAN di ruang kerjanya.

Menurut Jonan, Grup Lion sejatinya sudah mendapatkan lahan untuk membangun Bandara di wilayah Banten. Jika nanti Grup Lion sudah menetapkan mana lokasi yang akan dipilih, maka Kementerian Perhubungan akan merespon dengan membuat penetapan wilaya udara bagi Bandara tersebut.

"Saat ini surat kami belum mereka balas, prinsipnya kami mendukung pembangunan bandara itu," tegas Jonan tanpa memperinci wilayah yang akan dibangun bandara tersebut.

Sementara mengenai polemik pengelolaan bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Jonan menegaskan menyerahkan kesepakatan antara Koperasi TNI AU, PT Angkasa Pura II dengan Grup Lion. Nanti setelah ada kesepakatan maka pengelola baru tinggal mengajukan izin kepada Kementerian Perhubungan.

"Hingga kini saya belum membaca, dan menerima proposal perizinan dari sana," kata Jonan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×