kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah fokus lobi produsen karet baru di Asean


Selasa, 26 Agustus 2014 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Promo KFC edisi 13-15 Maret 2023 hadirkan menu Beli 1 Gratis 1 & KFC Float (Dok/KFC)


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Harga karet yang tidak kunjung membaik menjadi perhatian serius pemerintah. Untuk kembali mengangkat harga karet, pemerintah membentuk Task Force Karet Nasional (TFKN) yang beranggotakan beberapa instansi kementerian.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan, tim task force tersebut akan bergerak utamanya melobi negara-negara produsen karet baru seperti Vietnam untuk masuk dalam ASEAN Rubber Committee.

Selain bergerak di luar negeri, tim task force juga akan membahas peningkatan harga karet dari dalam negeri. Beberapa opsi yang mungkin dilakukan adalah melakukan peremajaan pohon karet, dan mengurangi sadapan dari petani. "Silahkan dibahas (antar tim)," kata Bayu, Selasa (26/8).

Pembentukan task force ini beranggotakan Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, sektor perbankan, serta pelaku usaha perkaretan nasional, baik sektor hulu maupun hilir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×