kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bisnis Hotel Mulai Bidik Kota Lapis Kedua dan Ketiga di Indonesia


Jumat, 14 Agustus 2026 / 22:21 WIB
Bisnis Hotel Mulai Bidik Kota Lapis Kedua dan Ketiga di Indonesia
ILUSTRASI. Kamar Hotel (KONTAN/Muradi)


Reporter: TribunNews | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis perhotelan di Indonesia mulai mengincar peluang pertumbuhan di luar kota-kota besar. Kota lapis kedua dan ketiga dinilai semakin menarik seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Peluang tersebut turut mendorong PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) memperluas bisnis melalui kerja sama dengan Marriott International.

Kolaborasi ini diarahkan untuk memperbesar jangkauan pasar hotel dengan menggabungkan pemahaman Pollux terhadap pasar domestik dan jaringan global Marriott.

Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo K. Setyadi mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengembangkan bisnis perhotelan dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing pihak.

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Genjot Bisnis Non-Semen, Bidik 89% Potensi Material Konstruksi

“Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai,” ujar Handojo, Jumat (14/8/2026).

Menurut Handojo, pengalaman Pollux dalam mengelola hotel di Indonesia akan disinergikan dengan jaringan internasional Marriott untuk menjangkau lebih banyak konsumen, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain memperluas pasar, kerja sama ini juga mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pollux menilai tenaga kerja lokal menjadi bagian penting dalam mendukung operasional dan pengembangan bisnis hotel di berbagai daerah.

Dari sisi Marriott, Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam pengembangan jaringan hotel di Asia Pasifik.

Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International Ivan Widarmana mengatakan peluang ekspansi kini tidak hanya berada di pusat-pusat ekonomi utama, tetapi juga di kota lapis kedua dan ketiga.

Ivan mengatakan jaringan Marriott di Indonesia telah berkembang pesat. Saat bergabung dengan tim pengembangan pada 2013, Marriott memiliki 32 hotel di Indonesia. Jumlah tersebut kini telah mencapai 88 hotel.

Baca Juga: Induk Hotel OYO, Prism Bidik Pasar Premium, Rilis Resto & Bar di Legian Bali

Perluasan jaringan ke berbagai daerah dilakukan untuk menangkap pertumbuhan permintaan akomodasi sekaligus memperluas jangkauan Marriott di pasar Indonesia.

Marriott sendiri telah beroperasi di Indonesia sejak 1991. Pengembangan jaringan ditopang standar operasional dan fasilitas pelatihan untuk menjaga konsistensi pengelolaan serta layanan di setiap lokasi.

Ekspansi tersebut juga diperkuat program loyalitas Marriott Bonvoy yang kini memiliki sekitar 300 juta anggota secara global. Di Indonesia, program tersebut memiliki sekitar 2,5 juta anggota aktif.

Bagi Marriott, semakin luas jaringan hotel di Indonesia, semakin besar pula peluang anggota Marriott Bonvoy memanfaatkan program loyalitas tersebut di berbagai daerah.

Dengan demikian, ekspansi perhotelan tidak lagi sekadar mengejar penambahan jumlah properti. Pelaku industri mulai mengandalkan perluasan pasar ke kota-kota baru, kemitraan dengan jaringan global, penguatan SDM, serta basis pelanggan loyal untuk mendorong pertumbuhan bisnis.


Sumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/7868690/bisnis-hotel-ekspansif-pasar-kota-lapis-kedua-dan-ketiga-mulai-dibidik?page=all&s=paging_new#goog_rewarded. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×