Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah mematangkan pembagian peran dua bandara utama di Jawa Barat. Bandara Husein Sastranegara di Bandung akan kembali melayani penerbangan domestik mulai September 2026, sementara Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati disiapkan menjadi pusat penerbangan internasional sekaligus fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pengembangan fasilitas MRO di Bandara Kertajati masih dalam proses. Pemerintah saat ini menyelesaikan pengalihan pengelolaan aset yang sebelumnya berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada pemerintah pusat.
"Kita pengennya secepatnya, tapi semua butuh proses karena ada pengalihan aset yang tadinya milik Pemprov Jawa Barat untuk kemudian pengelolaannya akan dialihkan ke pemerintah pusat," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/7/2026).
Menurut Prasetyo, optimalisasi Bandara Kertajati menjadi salah satu fokus pemerintah agar infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Selain menjadi pusat MRO pesawat, bandara tersebut juga diproyeksikan mendukung layanan embarkasi haji dan berbagai fungsi strategis lainnya.
Baca Juga: Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Hub Perawatan Pesawat Militer Hercules Asia
"Kita menghendaki Kertajati yang sudah dibangun itu bisa optimal. Salah satunya menjadi embarkasi haji, kemudian untuk MRO pesawat. Bagaimana aset yang sudah dibangun itu bisa memberikan manfaat yang lebih optimal," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan fasilitas MRO di Bandara Kertajati dapat mulai beroperasi pada tahun ini. Prasetyo meyakini optimalisasi bandara tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya melalui efek berganda, mengingat Kertajati memiliki kawasan yang luas dan lokasi yang strategis.
"Tidak hanya Kementerian Pertahanan, karena memang direncanakan fungsinya juga tidak hanya untuk pertahanan," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan Bandara Husein Sastranegara akan kembali melayani penerbangan komersial domestik mulai September 2026. Menurutnya, pemerintah membagi peran kedua bandara di Jawa Barat, di mana Bandara Husein akan melayani rute domestik, sedangkan penerbangan internasional tetap dipusatkan melalui Bandara Kertajati.
Baca Juga: Kemenhub Kebut Reaktivasi Bandara Husein, INACA: 9 Maskapai Siap Jajaki Operasional
"Berjalan September, sementara domestik," kata Dudy saat ditemui di Kementerian UMKM, Selasa (21/7/2026).
Dudy menjelaskan reaktivasi Bandara Husein masih membutuhkan sejumlah persiapan, mulai dari perbaikan landasan pacu (runway) hingga fasilitas bandara yang sudah lama tidak digunakan.
"Karena harus mempersiapkan runway dan sebagainya. Fasilitas kan sudah lama, banyak yang tidak digunakan. Itu harus diperbaiki dulu," ujarnya.
Dengan pembagian fungsi tersebut, pemerintah berharap Bandara Husein dapat memperkuat konektivitas penerbangan domestik di Jawa Barat, sementara Kertajati dikembangkan sebagai simpul penerbangan internasional sekaligus pusat industri perawatan pesawat yang mampu mendorong aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya.
Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Kembali Dibuka 17 September, Ini Kata Pengamat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
